Bantul
Kalinampu Natural Park, Wisata Selfie ala Jepang di Pinggiran Sungai Opak
Supaya memberi kesan suasana seperti di Jepang, pengelola menambahkan pula spot foto berupa replika gerbang Torii.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
Harga tiket masuk Rp 3000 rupiah/orang. Parkir masih gratis.
Apabila ingin sewa baju kimono plus payung cukup membayar Rp 25 ribu.
Kalinampu Natural Park tidak menerima kunjungan malam.
"Kita bukan pukul 07.00 pagi, kemudian tutup sampai 17.30 sore," terangnya.
• Astra Motor Yogyakarta Dukung Akselerasi Pariwisata di DIY pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Meski hanya wisata musiman dan bertahan selama dua bulan saja, Kalinampu Natural Park ramai dikunjungi oleh pelancong.
Menurut Kasan, dalam sehari angka pengunjung yang datang bisa mencapai 200 sampai 400 orang.
Jumlah tersebut bahkan akan mengalami peningkatan apabila hari libur atau akhir pekan.
"Weekend bisa sampai 1.000 orang lebih yang datang," ucap Kasan. Ia mengaku sangat hati-hati membuka destinasi wisata di tengah situasi pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). protokol kesehatan diterapkan. Setiap pengunjung diharuskan memakai masker, mencuci tangan, kemudian pengecekan suhu badan.
"Kita juga sediakan hand sanitizer. Dan apabila pengunjung membludak, kita sarankan untuk dapat saling menjaga jarak," terangnya.
Salah satu pengunjung asal Kotagede Yogyakarta, Susmiyanti mengatakan destinasi wisata Kalinampu Natural Park cukup bagus.
Suasananya ditepian sungai yang masih sangat alami. Konsepnya pun unik, ala Jepang. Meskipun sederhana namun memiliki ciri khas tersendiri.
Ia datang rombongan bersama teman-teman.
"Awalnya lihat postingan di media sosial, terus penasaran, akhirnya kesini," ucap dia. (TRIBUNJOGJA.COM | Ahmad Syarifudin).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wisatawan-sedang-berfoto-di-tepian-sungai-opak-di-dusun-kalinampu-desa-seloharjo-pundong.jpg)