Breaking News:

BREAKING NEWS : Kasus Covid-19 di Malioboro Meluas, Enam Kontak Erat Dinyatakan Positif Virus Corona

Saat ini total kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 di kawasan Malioboro sebarannya sudah mencapai sembilan kasus.

TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Anggota kepolisian melakukan penyemprotan disinfekatan saat aksi kampanye lawan Corona di kawasan Malioboro, kota Yogyakarta, Kamis (10/9/2020). Dalam kampanye gerakan melawan Corona selain edukasi protokol kesehatan juga dibagikan masker dan penyemprotan disinfektan ke kawasan wisata tersebut. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kawasan Malioboro Yogyakarta semakin meluas.

Berdasarkan hasil tracing yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, terdapat tambahan enam kasus baru sekaligus.

Sehingga, saat ini total kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 di kawasan Malioboro sebarannya sudah mencapai sembilan kasus.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, menuturkan keenamnya merupakan kontak erat dari pedagang kaki lima (PKL) yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19 beberapa hari lalu.

BREAKING NEWS : Tambahan 33 Kasus Baru Covid-19 di DIY Hari Ini, Berikut Rincian Riwayatnya

BREAKING NEWS : Satu Mahasiswa Positif Covid-19, UIN Sunan Kalijaga Lockdown Satu Fakultas

Mereka pun dinyatakan terkonfirmas positif terpapar Covid-19 per Senin (14/9/2020).

"Ada tambahan enam kasus, dari kontak erat pedagang di kasus awal," ungkap Heroe.

Meski mengalami perluasan, Heroe memastikan sebaran Covid-19 di kawasan Malioboro belum bisa disebut sebagai klaster baru.

Pasalnya, penularan yang terjadi masih sebatas pada kontak erat, atau dalam artian belum meluas sampai generasi-generasi berikutnya.

Penyemprotan kawasan malioboro oleh Satuan Petugas Pencegahan Covid-19 Polda DIY pada Kamis (10/09/2020).
Penyemprotan kawasan malioboro oleh Satuan Petugas Pencegahan Covid-19 Polda DIY pada Kamis (10/09/2020). (TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting)

"Ya, karena yang terkena itu masih kontak erat dengan pedagangnya. Ada yang satu keluarga, karena kebetulan bergantian berdagangnya, lalu ada juga yang ikut salat berjamaah berbarengan," katanya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta tersebut berujar, Pemkot Yogyakarta bakal memperluas jangkauan tracing untuk memastikan dari mana sebaran virus ini berasal.

4 Kasus Baru COVID-19 Asal Gunungkidul Hari ini, 3 Pasien Dinyatakan Sembuh

Hotel Bintang 1 dan 2 Disiapkan Jadi Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19

Menurutnya, hasil tracing itu yang akan dijadikan patokan bagi eksekutif, untuk mengambil kebijakan-kebijakan berikutnya.

"Tracing masih dilakukan, dengan memperluas wilayahnya. Semua dilakukan untuk pengambilan keputusan lebih lanjut. Kita juga akan melakukan swab acak, untuk menentukan statusnya seperti apa," jelasnya. (*)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved