Yogyakarta
Petakan Wilayah Rawan Bencana, Musim Hujan Mendatang BPBD DIY Waspadai Dua Hal Ini
Pemetaan kawasan rawan bencana (KRB) tanah longsor dan banjir bandang di kawasan bantaran sungai menjadi agenda prioritas terdekat ke depan, selain pe
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
Sedangkan Kabupaten Sleman terdapat di kecamatan Prambanan serta 19 desa KRB di lereng Merapi.
"Ancamannya itu ya banjir dan tanah longsor. Tapi tingkat kecamatan sudah bersiap-siap. Mereka sudah menentukan titik-titik tersebut dari pengalaman sebelumnya," terang dia.
Ia menyebut, selain ancaman musim penghujan, pihaknya juga mewaspadai peralihan musim kali ini.
Menurutnya periode September hingga Oktober kali ini ancaman angin kencang, tanah longsor hingga banjir akan muncul.
"Karena pengalaman sebelumnya justru saat musim pancaroba seperti ini sehari bisa 20 lokasi kejadian. Biasanya saat mendekati musim hujan," tegas Danang.
• Penjelasan BMKG Yogyakarta Kenapa Musim Kemarau Masih Turun Hujan
Sementara untuk wilayah Yogyakarta, beberapa titik lain yang berpotensi banjir dan longsor talut sungai di antaranya kelokan sungai yang berada di Kecamatan Gondokusuman, atau sepanjang kali Code menjadi perhatian utama BPBD DIY.
"Meski itu ranahnya BPBD Kota, kami tetap mewaspadai hal itu. Banyak bangunan-bangunan dibantaran sungai yang rawan longsor," terang dia.
Saat ini pihaknta masih menyusun strategi penanganan. Ia menilai, penanganan akan sedikit berbeda lantaran saat ini juga sedang dalam masa pandemi Covid-19.
"Kalau saat peristiwanya tidak begitu terkendala. Yang panjang itu ketika proses pasca bencananya. Saat ini baru akan dimulai pembahasan mengenai itu," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)