Bisnis
Sebanyak 22.008 orang Klaim JHT di BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta
Sebanyak 22.008 orang telah melakukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2020.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Yogyakarta mendata sebanyak 22.008 orang telah melakukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2020.
Pada program BPJS Ketenagakerjaan, pencairan JHT paling mendominasi dibandingkan dengan program lainnya.
Kepala Kantor Cabang (BP Jamsostek) Yogyakarta, Asri Basri mengatakan, sejak pandemi klaim JHT meningkat hingga 50 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama.
• BPJS Ketenagakerjaan Akan Segera Setor Data Pekerja untuk Pencairan Subsidi Gaji Tahap II
"Terjadinya kenaikan klaim JHT sebagai imbas dari banyaknya karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) selama pandemi," terangnya saat dihubungi Tribunjogja.com, pada Kamis (03/09/2020).
Sedangkan , seluruh program BPJS Ketenagakerjaan meliputi, jaminan hari tua (JHT), jaminan kematian (JK), jaminan kecelakaan kerja (JKK), dan jaminan pensiun (JP) terdata sebanyak 24.399 kasus.
Asri menambahkan, untuk saat ini pihak telah merealisasikan dana untuk total seluruh klaim JHT, JK, JKK dan JP sebesar Rp246 miliar.
"Dana yang sudah disalurkan terhitung pada Januari hingga Agustus lalu. Kemungkinan, masih bisa bertambah masih dilakukan pemantauan pengajuan klaim pada September ini," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)