Sleman
Dua Bakal Calon Bupati Sleman Siap Daftarkan Diri ke KPU Sleman Besok
KPU Sleman membatasi jumlah orang pada saat pendaftaran bacabup dan bacawabup supaya bisa menerapkan protokol pencegahan COVID-19.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Sleman Sri Muslimatun dan Amin Purnama rencananya akan mendaftar ke KPU Sleman besok, Kamis (04/09/2020).
Hal itu disampaikan oleh Bacawabup Sleman, Amin Purnama pada wartawan, Kamis (03/08/2020).
"Besok pagi jam 09.00, kami (bacabup dan bacawabup) bersama partai pengusung komplit (Golkar,Nasdem, PKS). Yang jelas saat ini kami sedang mempersiapkan segela sesuatunya,"katanya.
Ia melanjutkan, rombongan Muslimatun-Amin belum merencanakan acara khusus atau pakaian khusus untuk mendaftar ke KPU.
• Jelang Pendaftaran Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2020, KPU Sleman Buka Layanan Help Desk
Namun demikian, rombongan direncanakan berjalan kaki dari kantor partai pengusung terdekat ke KPU Sleman.
"Sevagai calon, kami manut sama tim untuk berkreasi. Rencananya akan berjalan kaki, dari kantor partai pengusung terdekat. Paling dekat ya Golkar. Tetapi ya kalau jadi. Yang penting kan besok kami bisa mendaftar saja,"lanjutnya.
Selain bersama partai pengusung, ia berencana mengajak keluarga saat mendaftar.
Namun demikian, ia tidak akan mengerahkan massa, karena bukan kampanye.
Tidak hanya paslon Muslimatun-Amin, paslon lain yang akan mendaftarkan diri ke KPU Sleman adalah pasangan Kustini Sri Purnomo (KSP) dan Danang Maharsa (DM).
Bacawabup Danang Maharsa mengatakan rombongannya akan mendaftarkan diri di pada hari yang sama pukul 13.00.
Pihaknya hanya akan memboyong keluarga saja.
• KPU Sleman Terima Tambahan Dana Hibah untuk Pilkada sebesar Rp 4,3 Miliar
"Tidak semua anggota keluarga. Kalau semua nanti ramai,"ujarnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sleman, Noor Aan Muhlishoh menambahkan KPU Sleman membatasi jumlah orang pada saat pendaftaran bacabup dan bacawabup.
"Yang diperbolehkan masuk (saat pendaftaran) hanya paslon, ketua pengurus parpol tingkat kabupaten atau yang mewakili. Kemudian petugas administrasi atau tim kampanye sebanyak dua orang. Selain itu tidak boleh masuk, supaya bisa menerapkan protokol pencegahan COVID-19,"tambahnya.
Pihaknya tidak melarang adanya seremoni di luar KPU Sleman.
Namun demikian pihaknya meminta agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)