Breaking News:

Sleman

KPU Sleman Terima Tambahan Dana Hibah untuk Pilkada sebesar Rp 4,3 Miliar

Dengan adanya pandemi Covid-19, maka kebutuhan KPU juga semakin banyak, seperti bertambahnya jumlah TPS dan pengadaan APD.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi 

TRIBUNJOGJA.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman merinci jumlah kebutuhan dengan diundurnya proses pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Dengan adanya pandemi Covid-19, maka kebutuhan KPU juga semakin banyak, seperti bertambahnya jumlah tempat pemungutan suara (TPS) dan pengadaan alat pelindung diri (APD).

Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi menjelaskan pada hari Senin (22/6/2020) kemarin pihaknya kembali menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama dengan Bupati Sleman.

Penandatanganan NPHD yang kedua kalinya ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan KPU yang bertambah karena adanya pandemi ini.

Pemkab Bantul Alokasikan Rp 2,5 Miliar untuk Tambahan Anggaran Pilkada 2020

Di mana sebelumnya KPU Sleman mendapatkan hibah untuk penyelenggaraan Pilkada sebesar Rp 25,1 miliar.

"Dari jumlah yang kami ajukan pemda tidak bisa memenuhi 100% dan hal itu juga terjadi di hampir semua kabupaten/kota yang menyelenggarakan pemilihan umum," ujar Trapsi Rabu (24/6/2020).

Adapun KPU Sleman mengajukan anggaran sebesar kurang lebih Rp 16 miliar, dan hanya Rp 4,3 miliar yang disanggupi oleh Pemkab Sleman.

Untuk memenuhi kekurangan ini, KPU Sleman telah melakukan rasionalisasi sebesar Rp 1,9 miliar dari NPHD yang pertama.

Rasionalisasi ini berasal dari agenda-agenda seperti bimtek, sosialisasi yang bentuknya mengumpulkan massa.

Karena pandemi ini, maka kegiatan itu ditiadakan dan diganti kegiatan yang bersifat daring.    

Halaman
12
Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved