Breaking News:

Belum Terima Subsidi Upah, Menaker Imbau Nomor Rekening Harus Aktif

Hal ini karena pada batch pertama subsidi upah, ada yang menyerahkan nomor rekening yang tak aktif, sehingga menyulitkan pada penyaluran.

Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah, saat diwawancarai seusai menyerahkan bantuan Program Padat Karya Pertanian di Pondok Pesantren Nurul Huda, Girirejo, Ngablak, Kabupaten Magelang, Selasa (1/9/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah, mengimbau agar menyerahkan nomor rekening yang aktif bagi pekerja yang menerima bantuan subsidi upah.

Hal ini karena pada batch pertama subsidi upah, ada yang menyerahkan nomor rekening yang tak aktif, sehingga menyulitkan pada penyaluran.

"Kami ingin sampaikan dari pengalaman batch pertama ternyata ada teman-teman menyerahkan nomor rekening yang sudah tidak aktif lagi. Ini akan menyulitkan bagi teman-teman penyalur, untuk menyampaikan ke teman pekerja. Saya mengimbau agar teman-teman menyerahkan nomor rekening yang sudah aktif," ujar Ida, saat diwawancarai seusai menyerahkan bantuan Program Padat Karya Pertanian di Pondok Pesantren Nurul Huda, Girirejo, Ngablak, Kabupaten Magelang, Selasa (1/9/2020).

Selain itu, Ida mengatakan subsidi upah ini memang diberikan secara bertahap, jadi tidak langsung sebanyak 15,7 pekerja sasaran menerima langsung. BPJS Ketenagakerjaan juga membutuhkan validasi dan verifikasi data.

Sementara pihak Kemenaker secara administrasi melihat kesesuaiannya.

Menaker Ida Fauziyah Pastikan Tiga Juta Pekerja Segera Terima Bantuan Subsidi Upah Batch Kedua

"Ya, karena ini bertahap. Kami saya kira konsen semua pihak agar bantuan ini tepat sasaran, maka memang tidak bisa 15,7 itu secara bleg langsung, diserahkan secara bertahap. Satu yang pertama, BPJS Ketenagakerjaan membutuhkan validasi verifikasi dan validasi data. Dan kita secara administrasi juga melihat kesesuaiannya," tuturnya.

Ida menginginkan bantuan ini tepat sasaran. Ia pun meminta pekerja tidak khawatir.

Selama terdaftar dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan memenuhi persyaratan, pasti akan menerima.

Mengapa ada pekerja yang belum menerima, ia kembali menegaskan bantuan ini secara bertahap.

"Jadi diberikan secara bertahap. Sekali lagi, karena kita ingin bantuan ini tepat sasaran. Dan mungkin kalau ada temen-teman, kok saya belum menerima? sepanjang teman-teman itu sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan memenuhi persyaratannya kok belum menerima. Bisa jadi karena memang kita menyampaikannya secara bertahap," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved