Pendidikan

Para Kepala Sekolah Masih Menanti Tahap Tiga Dana BOS

Para kepala sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menanti petunjuk dan teknis (Juknis) untuk peluncuran dana Bantuan Operasional Sekolah (

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Di SMP Negeri 1 Yogyakarta misalnya, sudah 50 persen kegiatan sekolah yang memakan anggaran besar terpaksa dipangkas.

Pemangkasan tersebut kemudian direalokasikan untuk kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

"Ada pengurangan kegiatan untuk realokasi ke PJJ. Ya sekitar 50 persen lah kami rombak," kata Kepala SMP Negeri 1 Yogyakarta Niken Sasanti, saat dihubungi Tribunjogja.com, Senin (31/8/2020)

Ia menambahkan, penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolahnya sejauh ini masih berjalan dengan lancar.

"Ya karena kami kurangi kegiatan yang memakan anggaran banyak. Alhamdulillah lancar saja," ungkapnya.

Bantuan Kuota Internet Dana BOS Belum Cukupi Seluruh Kebutuhan Siswa

Dirinya kini masih menanti peluncuran dana BOS tahap tiga yang diperkirakan akan turun September-Oktober.

Saat disinggung apakah ada pemotongan pagu untuk anggaran dana BOS selama ini, Niken tidak mengetahui hal tersebut.

"Aman saja kok, sekarang kami masih menunggu yang tahap tiga ini," tandasnya.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Isti Triasih mengungkapkan desain penggunaan dana BOS diserahkan 100 persen kepada sekolah, dengan catatan tetap sesuai petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kami hanya mengingatkan sekolah agar dana BOS dimanfaatkan sesuai juknis terakhir sebagai acuan. Karena keadaan dan kebutuhan sekolah masing-masing beda,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (31/8/2020).

Ia melanjutkan, prioritas penggunaan BOS selama pandemi adalah untuk penanganan pandemi, semisal keperluan-keperluan yang betul-betul bisa menjaga kesehatan anak-anak dan guru. Selain itu, juga dimanfaatkan untuk penunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“BOS saat ini lentur, bisa dimanfaatkan untuk itu. Sementara ini memang anggaran BOS di sekolah itu memang betul-betul untuk penanganan pandemi dan operasional sekolah. Prioritas BOS juga untuk menunjang PJJ, semisal membeli pulsa siswa dan guru,” ungkapnya.

“Sementara kondisinya di DIY pembelajaran kita belum bisa tatap muka. Tapi kebersihan sekolah tetap dijaga, guru tetap ke sekolah. Mereka tetap bisa mengajar di sekolah,” sambungnya.

Sekolah di DIY Telah Salurkan Dana BOS untuk Kebutuhan Kuota Internet Siswa

Menurut Isti, hingga saat ini tidak ada keluhan dari sekolah terkait kekurangan dana BOS untuk memenuhi kebutuhan sekolah.

Namun, risiko bisa terjadi jika sekolah tidak melengkapi persyaratan pencairan dana BOS tahap 3 yang batas cut off-nya jatuh pada hari ini (Senin, 31/8/2020).

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved