Kisah Inspiratif
Koin Lawas di Malioboro Jadi Jujukan Kolektor Belanda
Wisatawan mancanegara lainnya dari Belanda pun lebih dari sekali datang berkunjung ke gang kecil itu untuk memburu barang antik.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bagi warga Yogyakarta mungkin tak asing lagi dengan pasar barang antik di sekitaran Malioboro.
Lapak itu berada di gang kecil tepatnya di samping Pasar Beringharjo.
Aneka jenis barang antik banyak ditemui.
Mulai dari koin lawas, guci, alat cap batik, hingga uang kertas jadul puluhan tahun dan prangko keluaran tahun 1980 an.
Ada belasan lapak di tempat tersebut.
• Selama Long Weekend, Pengunjung Malioboro Tembus 18.376 Orang
Mereka mengandalkan wisatawan untuk berbelanja.
Semakin lama usia barang antik di sana, semakin tinggi pula harga yang ditawarkan.
Selain wisatawan lokal, kolektor dari negara Malaysia juga kerap mampir untuk memesan alat cap batik.
Tak hanya itu, wisatawan mancanegara lainnya dari Belanda pun lebih dari sekali datang berkunjung ke gang kecil itu untuk memburu barang antik.
Seorang pedagang barang antik, Feri Zamlan, mengungkapkan dirinya memulai lapaknya sejak tahun 1998.
"Sejak tahun 1998 saya di sini. Banyak kolektor dari luar daerah ke sini. Dari Belanda itu sering ke sini," katanya saat ditemui Tribunjogja.com, Selasa (25/8/2020).
Ia mengatakan, paling sering para kolektor barang jadul dari Belanda tersebut memburu koin lawas.
• TP PKK DIY Bagikan Masker di Malioboro
"Koin lawas paling sering diburu oleh orang Belanda. Gak tahu, mungkin punya nilai historis bagi negaranya," imbuh dia.
Berbeda dengan kolektor asal Belanda, pemburu barang antik dari Malaysia justru sering meminta alat untuk pembuatan batin cap.
Feri mengungkapkan, ia berharap besar pada libur akhir tahun yang akan datang.
Pasalnya, di waktu-waktu tersebut banyak para kolektor memburu barang antik.
"Tapi sekarang kan pandemi. Ya pasti ada penurunan. Tapi ya kami berharap akhir tahun sudah normal lagi," tutup pria kelahiran Palembang ini. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/koin-lawas-di-malioboro-jadi-jujukan-kolektor-belanda.jpg)