Drama Dua Remaja Terduga Klitih Kejar Pemotor di Jalan A.M Sangaji Yogyakarta

Drama Dua Remaja Terduga Klitih Kejar Pemotor di Jalan A.M Sangaji Yogyakarta

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
dok.istimewa
Ilustrasi Pembacokan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aksi klitih atau kejahatan jalanan dengan motif yang tidak jelas diduga masih berkeliaran di Yogyakarta.

Pengalaman tersebut dialami Eko Setiawan. Minggu pagi sekitar pukul 04.00 WIB, driver Ojek Online (Ojol) ini memang waktu yang sering digunakan untuk ngalong atau berkeliling mencari orderan terdekat.

Entah sedang beruntung atau apes, lampu sepeda matornya kebetulan tidak berfungsi.

Eko sapaan akrabnya ini terpaksa tidak berangkat ngalong. Namun, ia justru melihat sekelompok remaja membawa parang berkeliaran di sekitar Jalan A.M Sangaji, Yogyakarta.

Eko menduga kelompok remaja tersebut merupakan pelaku Klitih. Melihat hal itu, dirinya merasa ciut nyali dan membiarkan kelompok tersebut melintas.

Pengalaman melihat para terduga klitih itu pun diunggah ke facebook di grup GoJek Seputar Jogja.\

Unggahan Eko Setiawan soal aksi segerombolan anak muda bersenjata tajam di Jalan AM Sangaji Yogyakarta
Unggahan Eko Setiawan soal aksi segerombolan anak muda bersenjata tajam di Jalan AM Sangaji Yogyakarta (Foto Tangkapan Layar Eko Setiawan di Facebook)

Sekitar tujuh jam lebih postingannya mendapat mendapat 68 komentar oleh warganet.

"Cukup meresahkan tapi nek ketangkep terus kita ambil tindakan tegas yo salah maneh," tulis akun Tara Kurniawan.

Komentar lain juga muncul "tenang saja, kl ada klitih kita cukup menghindar saja, kenapa? lha sudah jelas kl pelaku klitih itu dilindungi hukum kok, apalagi jika umur pelaku masih di bawah umur, dijamin bebas deh, negara kita sekarang sedang mulai membangun sistem yang kuat menang, yang lemah cukup diam" tulis pengguna facebook Mas Aldo Aja.

Ditangani Polres Sleman, Sih Berharap Pelaku Klitih Segera Ditangkap

Bupati Sleman Sesalkan Aksi Klitih yang Kembali Terjadi

BREAKING NEWS : Horor Jombor Pagi Buta, Agung Diklitih Belasan Pemotor

Eko menceritakan kronologi terduga klitih pada Minggu pagi. Pengakuannya, ada lima sepeda motor melaju dari arah Selatan dan menuju ke arah Utara di Jalan A.M Sangaji, Yogyakarta.

Di depan warung GudegYu Djum, dua orang sedang menunggu seseorang. Ketika rombongan pengendara melintas di depan warung gudeg Yu Djum, dua orang tersebut mengeluarkan parang.

"Dua orang ini mengeluarkan senjata tajam berupa parang dan mengejar rombongan sepeda motor itu, usianya sekitar usia remaja," imbuhnya.

Saat kejadian, Eko mengaku hanya seorang diri menyaksikan drama pengajaran pengendara motor tersebut.

"Setelah itu saya tidak tahu lagi. Ini sangat meresahkan bagi driver Ojol seperti kami," ujarnya.

Dari pengalamannya tersebut, ia meminta agar Pemerintah dan Kepolisian segera menindak tegas kejahatan jalanan tersebut.

"Kalo saya tindakan kejahatan kriminal jalanan harus diberantas sampai ke akar-akarnya untuk menciptakan Jogja aman nyaman bagi semua masyarakat," pungkasnya.(Tribunjogja/Miftahul Huda)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved