Breaking News:

Update Corona di Magelang

Satu Suspek Meninggal Dunia dari Kabupaten Magelang

Suspek berusia 61 tahun, berjenis kelamin laki-laki, meninggal pada Kamis (20/8/2020) kemarin malam. Suspek dimakamkan dengan protokol Covid-19 oleh S

istimewa
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, diwawancarai awak media di Rumah Dinas Bupati Magelang, Rabu (8/4/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) atau suspek dari Kabupaten Magelang dilaporkan meninggal dunia.

Suspek berusia 61 tahun, berjenis kelamin laki-laki, meninggal pada Kamis (20/8/2020) kemarin malam. Suspek dimakamkan dengan protokol Covid-19 oleh Satgas Covid-19.

Suspek tersebut meninggal pada Kamis (20/8/2020) di RSUD Tidar Kota Magelang. Warga Kecamatan Muntilan ini mengeluhkan sesak napas dan batuk saat masuk ke instalasi gawat darurat (IGD).

Ia pun membaik setelah mendapat perawatan IGD, sehingga dipindah ke ICU. Namun, ternyata suspek meninggal dunia pukul 16.50 WIB kemarin.

Kondisinya mengalami sesak napas dan batuk. Pasien juga memiliki penyakit penyerta atau Komorbid Jantung dan Diabetes Melitus.

Saat ini, pasien masih berstatus suspek atau PDP, sembari menunggu hasil PCR test yang telah dilakukan.

Gubernur Ridwan Kamil Jadi Relawan Vaksin Covid-19, Disuntik pada 25 Agustus Nanti

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, mengatakan, satu pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kecamatan Muntilan berusia 61 tahun, meninggal Kamis (20/8/2020).

Sebelumnya, almarhum dirawat di RSUD Tidar Kota Magelang.

Hari ini juga ada penambahan dua PDP, dari Kecamatan Muntilan dan Sawangan.

Halaman
12
Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved