Bisnis

Bank BPD DIY Berhasil Raih Predikat Bank 'Sangat Sehat' dari Warta Ekonomi

Pemberian predikat ini diberikan kepada bank yang mampu bekerja optimal baik dari segi permodalan, jumlah likuiditas, pertumbuhan kredit, stabilitas k

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Ari Nugroho
internet
BPD DIY 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kinerja Bank BPD DIY meraih predikat 'Sangat Sehat' dari warta ekonomi pada Rabu (19/08/2020).

Pemberian predikat ini diberikan kepada bank yang mampu bekerja optimal baik dari segi permodalan, jumlah likuiditas, pertumbuhan kredit, stabilitas komponen pendukung rentabilitas serta aspek lainnya.

Di tengah tantangan yang cukup berat akan adanya tekanan pandemi Corona serta melambatnya perekonomian. Nampaknya, tak membuat komitmen bank BPD DIY untuk terus bekerja keras mendapatkan hasil yang terbaik.

Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad mengatakan, pencapaian bank BPD DIY dalam predikat 'Sangat Sehat' bukanlah tujuan akhir.

BPD DIY Mampu Raih Kinerja Terbaik Meski Di Tengah Pandemi

"Pemberian predikat tersebut merupakan modal bagi bank BPD DIY untuk terus bergerak maju. Sehingga, ini bukan akhir dari pencapaian karena masih banyak rintangan dan tantangan ke depan yang harus dilewati," jelasnya saat dihubungi TRIBUNJOGJA.COM, pada Jumat (21/08/2020).

Predikat yang disematkan kepada bank BPD DIY, lanjut Santoso, merupakan hasil kerja keras dan kepercayaan semua pihak baik dari pegawai dan masyarakat.

Pada evaluasi kinerja semester I, bank BPD DIY membukukan pencapaian kinerja keuangan di atas pertumbuhan nasional dan regional.

Hal tersebut tercermin dalam beberapa indikator keuangan antara lain, penyaluran kredit perbankan pada Mei 2020 secara nasional hanya tumbuh 1,49 persen sedangkan pertumbuhan regional DIY sebesar 2,88 persen.

"Pada penyaluran kredit bank BPD DIY dapat membukukan pertumbuhan hingga 5,68 persen (YoY)," jelasnya.

Dari sisi, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), perbankan secara nasional tumbuh 7,95 persen dan pertumbuhan regional DIY sebesar 5,60 persen.

Dan, bank BPD DIY mampu membukukan pertumbuhan DPK senilai 8,49 persen (YoY).

Bank BPD DIY Dukung Pembayaran Akademik Non-Tunai SMKN 2 Yogyakarta

Pertumbuhan pada kinerja bank BPD DIY, kata Santoso, memperlihatkan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap pihaknya.

Selain itu, sehatnya keuangan pada bank BPD DIY pun menumbuhkan rasa percaya pemerintah dalam menempatkan dana untuk pemulihan ekonomi.

"Bank BPD DIY diberi kepercayaan oleh pemerintah untuk penyaluran dana untuk program pemulihan nasional (PEN) sebesar 1 triliun pada masa pandemi ini. Tentu, suatu kehormatan," ujarnya.

Tak hanya itu, bank BPD DIY pun banyak dilibatkan dalam program pemerintah dalam pemberian stimulus selama pandemi seperti, program subsidi bunga,program pemberian jaminan bungan untuk debitur KUR, program pemberian jaminan dan subsidi bunga dalam rangka percepatan pengadaan air minum dan lainnya.

"Hingga Agustus ini, sekitar 8 triliun total kredit yang disalurkan selama pandemi. Sebesar 50 persen menyasar pada UMKM yang menjadi fokus kami dalam pemulihan ekonomi," ujarnya.

Adapun rencana ke depan, lanjut Santoso, dengan adanya predikat bank 'Sangat Sehat' dapat membawa bank BPD DIY menjadi bank buku III (tiga).

"Target kami pada 2025 nanti, bank BPD DIY bisa menjadi bank buku III (tiga). Dengan,adanya predikat ini diharapkan bisa menjadi modal untuk pencapaian ke depannya," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved