Breaking News:

Kota Yogyakarta

Petugas Gabungan Berjaga Selama Lima Hari di Objek Wisata Yogya

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, giat penjagaan objek wisata di sekitar Malioboro akan berlangsung selama lima hari hingga Senin

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, giat penjagaan objek wisata di sekitar Malioboro akan berlangsung selama lima hari hingga Senin 24 Agustus 2020 mendatang guna mengantisipasi kepadatan pengunjung dan memastikan pelaksanaan protokol Covid-19 berjalan dengan optimal di lapangan.

Ketua Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Yogya itu menyebut, libur panjang dan cuti bersama dalam rangka Tahun Baru Hijriyah 1442 diprediksi akan terjadi lonjakan pelancong dari berbagai daerah.

Sama seperti pekan lalu saat libur panjang hari kemerdekaan, Malioboro sebagai pusat pariwisata di Yogyakarta kebanjiran pengunjung hingga 2500 pelancong.

Pelaku UMKM di DIY Memiliki Peran Strategis pada Pemulihan Ekonomi Masa Pandemi

"Perlu pengawasan yang ketat memang di tempat wisata guna meminimalisir penularan Covid-19. Kami tidak mau tempat wisata yang ramai tidak menerapkan protokol kesehatan, sehingga perlu petugas untuk selalu mengingatkan," kata Heroe saat memimpin apel gelar pasukan di taman parkir Abubakar Ali, Kamis (20/8/2020).

Dia melanjutkan, ratusan personel diterjunkan untuk berjaga di lokasi yang dipusatkan di kawasan Malioboro yang terdiri dari Satpol PP Kota Yogyakarta, Jogoboro, Dishub Kota Yogyakarta, Linmas, Pam Budaya, Pam Pasar, dan Satgas Selasa Wage.

"Dimulai pada hari ini Kamis, 20 Agustus hingga Senin 24 Agustus 2020 mendatang. Kita harap kejadian yang lalu seperti penumpukan wisatawan tidak terulang lagi karena personel sudah mencukupi," ujarnya.

Bagi pengunjung yang masuk ke lokasi wisata, petugas yang berjaga akan terlebih dahulu mengecek suhu tubuh pengunjung.

Sebelum itu, data pelancong luar daerah juga mesti telah diberikan oleh koordinator bus wisata kepada petugas lapangan.

"Pemberlakuan sistem QR code kan juga sudah diterapkan. Pengunjung akan tercatat secara spesifik," imbuhnya.

Sebaran Kasus Baru Covid-19 di Indonesia 20 Agustus 2020, Data Rinci Penambahan di Tiap Provinsi

Untuk memudahkan pemantauan, Pemkot Yogya juga membuat 20 pos pengamanan di sepanjang Jalan Malioboro.Nantinya petugas dibagi ke dalam dua sif mulai dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dan dari pukul 15.30 WIB hingga 23.00 WIB.

Heroe berharap, dengan adanya tambahan personel tersebut maka penerapan protokol kesehatan di kawasan Malioboro bisa dilakukan secara optimal dan tidak ada lagi pengunjung yang melanggar protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Ia menambahkan, protokol kesehatan tidak hanya berlaku untuk pengunjung saja. Namun juga bagi seluruh pedagang, pelaku wisata sampai hotel dan restoran. Jika terdapat pelanggaran, petugas diarahkan untuk melakukan penindakan secara persuasif. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved