Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Miss V Becek
Rata-rata wanita mengeluarkan cairan vagina sebanyak 1-4 milimeter per hari
Gejala infeksi jamur yakni vagina becek, gatal, panas seperti terbakar, perih, dan hubungan seks terasa menyakitkan.
Bakteri vaginosis
Bakteri vaginosis atau ketidakseimbangan bakteri di vagina membuat vagina gatal, panas.
Selain itu, vagina becek dengan cairan berwarna putih, abu-abu, atau kuning yang berbau amis. Aromanya makin tak sedap setelah berhubungan seks.
• Penyebab dan Cara Mengatasi Vagina Kering
Infeksi menular seksual
Jenis infeksi menular seksual yang bisa menyebabkan vagina becek dengan cairan berwarna kekuningan atau kehijauan adalah trikomoniasis.
Gejala trikomoniasis adalah vagina becek dengan cairan berbuih, memiliki bau tak sedap, gatal, dan panas. Rasa tak nyaman tersebut kerap muncul terutama setelah menstruasi.
Dengan mengetahui penyebab vagina becek secara pasti, dokter bisa merekomendasikan cara mengatasi vagina becek secara tepat.
Baca juga: Keluar Lendir Seperti Putih Telur dari Vagina, Normal atau Tidak?
Cara mengatasi vagina becek
Melansir Women's Health, vagina becek umumnya kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan, terutama sekitar masa subur dan saat terangsang secara seksual.
Namun, para wanita perlu berkonsultasi ke dokter apabila vagina becek disertai gejala:
- Keputihan yang berbau tidak sedap
- Timbul rasa gatal dan panas seperti terbakar di vagina
- Keputihan setelah berhubungan seksual
- Vagina bengkak