Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Miss V Becek

Rata-rata wanita mengeluarkan cairan vagina sebanyak 1-4 milimeter per hari

Editor: Rina Eviana

Gejala infeksi jamur yakni vagina becek, gatal, panas seperti terbakar, perih, dan hubungan seks terasa menyakitkan.

Bakteri vaginosis

Bakteri vaginosis atau ketidakseimbangan bakteri di vagina membuat vagina gatal, panas.

Selain itu, vagina becek dengan cairan berwarna putih, abu-abu, atau kuning yang berbau amis. Aromanya makin tak sedap setelah berhubungan seks.

Penyebab dan Cara Mengatasi Vagina Kering

Infeksi menular seksual

Jenis infeksi menular seksual yang bisa menyebabkan vagina becek dengan cairan berwarna kekuningan atau kehijauan adalah trikomoniasis.

Gejala trikomoniasis adalah vagina becek dengan cairan berbuih, memiliki bau tak sedap, gatal, dan panas. Rasa tak nyaman tersebut kerap muncul terutama setelah menstruasi.

Dengan mengetahui penyebab vagina becek secara pasti, dokter bisa merekomendasikan cara mengatasi vagina becek secara tepat.

Baca juga: Keluar Lendir Seperti Putih Telur dari Vagina, Normal atau Tidak?

Cara mengatasi vagina becek

Melansir Women's Health, vagina becek umumnya kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan, terutama sekitar masa subur dan saat terangsang secara seksual. 

Namun, para wanita perlu berkonsultasi ke dokter apabila vagina becek disertai gejala:

- Keputihan yang berbau tidak sedap

- Timbul rasa gatal dan panas seperti terbakar di vagina

- Keputihan setelah berhubungan seksual

- Vagina bengkak

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved