Breaking News:

Sleman

Bupati Sleman Minta Uang Ganti Untung Tol Digunakan untuk Hal Produktif

Bupati Sleman, Sri Purnomo meminta warga terdampak tol memanfaatkan uang ganti untung untuk hal yang produktif.

TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Bupati Sleman, Sri Purnomo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bupati Sleman, Sri Purnomo meminta warga terdampak tol memanfaatkan uang ganti untung untuk hal yang produktif.

Ia berharap warga yang rumahnya terdampak tol, dapat memanfaatkan uang tersebut untuk membangun rumah baru. 

"Uang ganti untuk bisa dimanfaatkan untuk hal yang produktif. Warga yang rumahnya tersmapak bisa membeli tanah atau membangun rumah baru,"katanya saat pemasangan pathok pertamaTol Jogja-Solo di Purwomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (19/08/2020).

Pathok Pertama Tol Yogyakarta-Solo Dipasang di Purwomartani

"Jangan digunakan untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif. Jangan sampai nanti justru tidak punya rumah,"sambungnya.

Ia pun mengapresiasi kerja cepat dan ketepatan waktu persiapan pengadaan tanah, dengan demikian proses pembebasan tanah bisa dilakukan.

Sehingga uang ganti untung bisa segera diterima oleh warga terdampak. 

"Sampai saat ini belum ada keinginan masyarakat untuk rusunawa. Makanya dengan ganti untung ini kami minta agar dimanfaatkan dengan baik," ujarnya.

BPN DIY Tunggu Hasil Pengukuran Lahan Sisa Pembangunan Tol Yogyakarta-Solo untuk Disertifikatkan

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji.

Ia meminta agar edukasi pemanfaatan ganti untung dilakukan oleh perbankan. 

"Perbankan bisa mengedukasi, bukan mempersulit. Ada desk khusus dari perbankan untuk mencairkan. Ditemui baik-baik, diberikan arahan untuk hal-hal yang produktif,"ungkapnya.

Jika uang ganti untung dibelanjakan untuk hal konsumtif, tambahnya, di satu sisi meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi di sisi lain warga terdampak justru merugi. 

"Kalau dipergunakan untuk konduksi, November, Desember dibelanjakan semua. Ada dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi tidak membawa dampak positif untuk keluarga terdampak,"tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved