Update Corona di DI Yogyakarta
COVID-19 di Gunungkidul Melonjak, Kasus dari Destinasi Wisata Masih Nihil
Rekor tertinggi tercatat pada Sabtu lalu dengan 25 kasus baru. Kebanyakan kasus positif COVID-19 di Gunungkidul diketahui berasal dari luar wilayah.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
"Kalau toh ada yang membawa (virus), itu tidak menyebar karena sudah mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.
Kendati begitu, Asti tetap berharap kasus yang terjadi di Dinkes atau wilayah lainnya tidak merembet ke destinasi wisata.
Sebagai informasi, saat ini sudah ada 25 destinasi wisata yang dibuka untuk Uji Coba.
Patroli kepatuhan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker, juga sudah dilakukan oleh Tim SAR yang memantau pesisir selatan DIY. Mereka yang kedapatan tidak bermasker pun dijaring petugas.
• Belasan Pegawai Terpapar COVID-19, Kantor Dinkes Gunungkidul Belum Tergolong Kluster
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengungkapkan ada 127 pengunjung yang terjaring karena tidak mengenakan masker pada Minggu (16/08/2020) kemarin.
"Razia kami lakukan dari Pantai Pulang Sawal (Indrayanti hingga Watu Gupit," kata Suris dihubungi kemarin.
Selain tidak mengenakan masker, mereka terjaring karena tidak membawa masker, tidak mengenakan dengan cara yang tepat, serta hanya disimpan dalam tas namun tidak dikenakan.
Mereka yang terjaring ini kemudian diminta membuat surat pernyataan sebagai bentuk peringatan.
Razia ini sudah rutin dilakukan Tim SAR, terutama pada akhir pekan.
"Razia kami lakukan dengan berkeliling 2 kali sehari, sekaligus sosialisasi ke masyarakat terkait protokol kesehatan," kata Suris. (TRIBUNJOGJA.COM)