Presiden Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi pada 2021 Tembus 5,5 Persen
Presiden Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi pada 2021 Tembus 5,5 Persen
Pembiayaan defisit RAPBN itu, kata dia, akan dilakukan melalui kerja sama dengan otoritas moneter, dengan tetap menjaga prinsip disiplin fiskal dan disiplin kebijakan moneter, serta menjaga integritas, kredibilitas, dan kepercayaan pasar surat berharga pemerintah.
"Komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan fiskal dilakukan agar tingkat utang tetap dalam batas yang terkendali," tutur Jokowi.
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menyinggung perihal utang negara.
Dia menyebut psmbiayaan utang dilaksanakan secara responsif mendukung kebijakan countercyclical dan akselerasi pemulihan sosial ekonomi.
"Pengelolaan utang yang hati-hati selalu dijaga pemerintah secara konsisten," kata Jokowi.
Pemerintah terus meningkatkan efisiensi biaya utang melalui pendalaman pasar, perluasan basis investor, penyempurnaan infrastruktur pasar Surat Berharga Negara (SBN), diversifikasi, dan mendorong penerbitan obligasi/sukuk daerah. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Defisit Anggaran 2021 Diperkirakan Rp 971,2 Triliun
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen pada 2021
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/presiden-jokowi-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-pada-2021-tembus-55-persen.jpg)