Breaking News:

Yogyakarta

Gugus Tugas DIY Ingatkan Kembali Kewaspadaan Masyarakat

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengingatkan masyarakat tetap fokus dan mematuhi protokol kesehatan.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
Tribunjogja/Kurniatul Hidayah
Wakil Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Biwara Yuswantana 

Laporan Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengingatkan masyarakat tetap fokus dan mematuhi protokol kesehatan.

Status tanggap darurat bulan Agustus kali ini juga merangkap sebagai batu loncatan menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Jadi peran status tanggap darurat saat inj itu ya selain memudahkan kontrol, status kedaruratan ini juga sebagai jembatan menuju kebiasaan baru," kata Wakil Ketua Gugus Tugas penanganan Covid DIY, Biwara Yuswantana, Kamis (13/8/2020).

Ia mengatakan, meski lebih fleksibel, pihaknya tetap menyiapkan kantung-kantung kedaruratan, apabila terjadi lonjakan kasus yang tinggi.

Peta Sebaran Kasus Baru Covid-19 Hingga 13 Agustus 2020 Pagi Ini, Data Rinci dari Tiap Provinsi

"Seperti kemarin kan tinggi, tapi saat ini kembali landai, artinya Covid-19 ini masih ada. Ya kami tetap menyiapkan fasilitas kesehatannya," ungkap Biwara.

Pria yang juga Kalaksa BPBD DIY ini menambahkan, banyaknya swab massal yang dilakukan tim penanganan belum menunjukkan over load bed di rumah sakit rujukan.

Karena Biwara mebyebut rata-rata penggunaan bed masih ada sisa sekitar 60 persen.

"Masih kami siapkan rata-rata 60 persen. Itu memang untuk berjaga-jaga kalau ada lonjakan kasus," terang Biwara.

DATA Virus Corona UPDATE Terbaru & Peta Sebaran Covid-19 DI Yogyakarta, Jatim, Bali, Nusa Tenggara

Pihaknya meminta kepada masyarakat supaya tetap patuhi protokol kesehatan.

Biwara belum dapat memprediksikan, apakah di DIY sudah mencapai puncak penyebaran Covid-19.

"Ya yang jelas tetap patuhi protokol kesehatan saja. Karena yang rawan ini justru di masa saat ini. Karena status kedaruratan memang masih kami terapkan, tapi ruang ekonomi sudah kami buka kembali," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved