Breaking News:

Yogyakarta

Satpol PP DIY Bersama TNI dan Polri Cegat Pengguna Jalan Raya Tak Bermasker

Tim gabungan yang terdiri atas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, TNI, dan Polri melakukan Operasi Non Yustisi Protokol Kesehatan (Pemakaian

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Maruti A. Husna
Tim gabungan yang terdiri atas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, TNI, dan Polri melakukan Operasi Non Yustisi Protokol Kesehatan (Pemakaian Masker) di jalan raya depan Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY), Senin (10/8/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim gabungan yang terdiri atas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, TNI, dan Polri melakukan Operasi Non Yustisi Protokol Kesehatan (Pemakaian Masker) di jalan raya depan Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY), Senin (10/8/2020).

Koordinator Regu 2 Operasi Non Yustisi Protokol Kesehatan (Pemakaian Masker), Ridwan Bintoro menjelaskan dalam operasi ini pihaknya menjaring para pejalan kaki dan pengendara mobil, motor, sepeda dan kendaraan lainnya yang tidak mengenakan masker.

"Siapa pun yang tidak pakai masker, baik yang dikantongi atau tidak dipakai dengan benar akan kami berhentikan," ujar Ridwan saat ditemui di depan PASTY, Senin (10/8/2020).

Pemda DIY Terima Bantuan Masker dari UID dan Gajah Tunggal Group

Selanjutnya, warga yang terjaring tersebut akan dicek suhu tubuh dengan thermo gun, diminta mengisi surat pernyataan berisi nama, nomor identitas, pekerjaan, nomor HP, dan alamat.

Setelah selesai mengisi, warga akan mendapat pembinaan dari Satpol PP DIY.

"Tidak ada sanksi. Hanya diminta mengisi surat pernyataan, harapannya menimbulkan efek jera dan tidak mengulangi lagi," tutur Ridwan.

Pria yang menjabat sebagai Kasie Pamwal Tibuntranmas Satpol PP DIY ini mengungkapkan operasi ini dimulai sejak 4 Agustus 2020 dan akan berlangsung hingga akhir Agustus 2020.

Operasi berlangsung setiap hari Senin-Minggu di tempat dan jam yang berbeda setiap harinya. Hari ini operasi dilakukan di PASTY dan Pasar Pathuk.

Petugas Layanan Boleh Tolak Warga yang Tak Pakai Masker di Sleman

"Belajar dari kemarin, sebelumnya warga sudah baik memakai masker. DIY disebut presiden paling bagus (dalam penanganan Covid-19). Mendengar seperti itu terus warga mungkin merasa bebas, pariwisata diloskan, kasus Covid-19 naik lagi. Sejak itu maka ditegakkan operasi ini," urai Ridwan.

Ia menerangkan, jumlah personil gabungan yang terlibat di operasi depan PASTY ini sebanyak 17 personil. Operasi dilakukan pukul 10.00-14.00 WIB.

Hingga pukul 11.40 WIB telah terjaring 49 warga tak memakai masker. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved