Human Interest Story
Keliling Pakai VW, Komunitas Ini Bagikan Internet Gratis dan Ruang Baca bagi Siswa
Rencananya dalam lima hari ke depan pihaknya akan terus berpindah-pindah dari satu desa ke desa yang lain. Untuk sementara ini, cangkupan wilayahnya
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
Untuk melancarkan program, mereka bekerja sama dengan beberapa pihak.
Di antaranya Warnet, warung Burjo, dan yang sedang berjalan saat ini tim dari Aksara Bergerak.
"Ada tiga program. Warnet gratis, burjo berinternet untuk siswa dan perpustakaan aksara bergerak ini," kata Febfi Setyawati, ketua Komunitas Untuk Teman.
• Penjualan Kuota Internet Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19
Ketiga program tersebut dijalankan mulai hari ini.
Untuk warnet gratis, pihaknya sudah memesan warnet di jalan godean, Sleman.
Sementara untuk Burjo berinternet, Febfi menyiapkan di warung Burjo di Jalan Nogotirto.
"Kami menyediakan internet di burjo. Syaratnya hanya tunjukkan kartu pelajar atau harus pakai seragam sekolah, itu di Jalan Nogotirto, dan warnetnya di Jalan Godean," imbuh dia.
Aksi tersebut muncul lantaran adanya perubahan pembelajaran para siswa di sekolah.
Pembelajaran secara daring membuat beberapa orang tua wali kesulitan untuk mengakses internet.
"Oleh karena itu kami berikan internet gratis bagi seluruh siswa baik itu SD, SMP, hingga SMA. Karena adanya pendemi ini model pembelajaran terjadi perubahan," tegasnya.
• Kampung Cerdas, Kampung Sanggrahan Diharapkan Melek Internet
Rencananya dalam lima hari ke depan pihaknya akan terus berpindah-pindah dari satu desa ke desa yang lain.
Untuk sementara ini, cangkupan wilayahnya hanya di Kabupaten Sleman saja.
Terpisah, Ketua perpustakaan Aksara Bergerak, Hendy Kurniawan menambahkan, aksara bergerak mendukung penuh gerakan ini.
"Karena menyebarkan minat membaca adalah jalan terbaik dan termurah untuk membangun bangsa," kata dia.
Hendy melanjutkan, buku harus menjadi alternatif untuk anak-anak di tengah penetrasi ponsel yang masif.
"Tidak selamanya ponsel buruk, tapi buku jauh lebih baik," tegasnya.
Dalam kegiatan ini, Aksara Bergerak membawa sekitar 150 eksemplar buku aneka jenis.
Mulai dari buku anak, dongeng, majalah, buku pelajaran dan lain-lain. (TRIBUNJOGJA.COM)