Human Interest Story

Keliling Pakai VW, Komunitas Ini Bagikan Internet Gratis dan Ruang Baca bagi Siswa

Rencananya dalam lima hari ke depan pihaknya akan terus berpindah-pindah dari satu desa ke desa yang lain. Untuk sementara ini, cangkupan wilayahnya

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Suasana siswa yang memanfaatkan perpusatakaan keliling dan internet gratis, Senin (10/8/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Senyum ceria timbul dari anak-anak di Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Senin (10/8/2020).

Mereka adalah para siswa sekolah dasar (SD) dan Taman Kanak-kanak (TK) yang rindu suasana kelas.

Ada yang khidmat belajar matematika, ada yang fokus belajar menggunakan gudgetnya, ada pula yang main-main sesuka hati.

Seorang siswa, Rahmat mengungkapkan perasaan senangnya.

Ia mengaku senang dengan fasilitas yang diberikan oleh Komunitas Untuk Teman, serta perpusatakaan keliling dari Aksara Bergerak ini.

"Senang sekali bisa baca-baca buku. Saya suka baca buku pelajaran. Paling seneng pelajaran Matematika," katanya.

Fasilitas itu berupa internet gratis dan perpustakan keliling dari Aksara Bergerak. Mereka akan berkeliling untuk masuk ke desa-desa memberikan pelayanan internet gratis.

Pemilik Kafe di Magelang ini Sediakan Wifi Gratis Agar Anak-anak Bisa Belajar Daring

Tidak hanya itu, aksi sosial itu juga menyediakan ruang baca dengan menggunakan mobil Volkwagen warna kuning.

Rahmat hanya satu dari sekian banyak siswa yang rindu untuk kembali bertatap muka dengan teman-teman satu kelasnya.

Saat ini dia masih duduk di bangku kelas IV Sekolah Dasar.

Siang itu, ia bersama teman-teman sekolahnya agak terobati atas keinginannya untuk kembali masuk kelas.

"Ya pengen masuk sekolah lagi," celoteh Rahmat.

Tanggap Pandemi

Sebetulnya ada tiga program yang dijalankan oleh Komunitas Untuk Teman.

Untuk melancarkan program, mereka bekerja sama dengan beberapa pihak.

Di antaranya Warnet, warung Burjo, dan yang sedang berjalan saat ini tim dari Aksara Bergerak.

"Ada tiga program. Warnet gratis, burjo berinternet untuk siswa dan perpustakaan aksara bergerak ini," kata Febfi Setyawati, ketua Komunitas Untuk Teman.

Penjualan Kuota Internet Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

Ketiga program tersebut dijalankan mulai hari ini.

Untuk warnet gratis, pihaknya sudah memesan warnet di jalan godean, Sleman.

Sementara untuk Burjo berinternet, Febfi menyiapkan di warung Burjo di Jalan Nogotirto.

"Kami menyediakan internet di burjo. Syaratnya hanya tunjukkan kartu pelajar atau harus pakai seragam sekolah, itu di Jalan Nogotirto, dan warnetnya di Jalan Godean," imbuh dia.

Aksi tersebut muncul lantaran adanya perubahan pembelajaran para siswa di sekolah.

Pembelajaran secara daring membuat beberapa orang tua wali kesulitan untuk mengakses internet.

"Oleh karena itu kami berikan internet gratis bagi seluruh siswa baik itu SD, SMP, hingga SMA. Karena adanya pendemi ini model pembelajaran terjadi perubahan," tegasnya.

Kampung Cerdas, Kampung Sanggrahan Diharapkan Melek Internet

Rencananya dalam lima hari ke depan pihaknya akan terus berpindah-pindah dari satu desa ke desa yang lain.

Untuk sementara ini, cangkupan wilayahnya hanya di Kabupaten Sleman saja.

Terpisah, Ketua perpustakaan Aksara Bergerak, Hendy Kurniawan menambahkan, aksara bergerak mendukung penuh gerakan ini.

"Karena menyebarkan minat membaca adalah jalan terbaik dan termurah untuk membangun bangsa," kata dia.

Hendy melanjutkan, buku harus menjadi alternatif untuk anak-anak di tengah penetrasi ponsel yang masif.

"Tidak selamanya ponsel buruk, tapi buku jauh lebih baik," tegasnya.

Dalam kegiatan ini, Aksara Bergerak membawa sekitar 150 eksemplar buku aneka jenis.

Mulai dari buku anak, dongeng, majalah, buku pelajaran dan lain-lain. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved