Wisatawan Terseret Ombak di Goa Cemara

Komentari Soal Tragedi Pantai Goa Cemara, Sultan HB X : Kondisi Palungnya Berbeda dengan Utara

Komentar Soal Tragedi Pantai Goa Cemara, Sultan HB X : Kondisi Palungnya Berbeda dengan Utara

Tayang:
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja/Kurniatul Hidayah
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X 

Pria yang akrab disapa Mbah Jolodong ini sebetulnya sudah menyampaikan peringatan kepada 13 rombongan wisatawan tersebut.

"Pagi-pagi saya sudah standby di sini. Saya lihat kok ombaknya besar. Saya ingatkan keluarga itu. Pak, tolong jangan main di tepian pantai, ombaknya besar," katanya.

Karena merasa sudah diberi peringatan, mbah Jolodong pun pergi karena ada urusan.

"Saya harus takziah ke warga Sadeng. Ya saya tinggal memang," imbuh dia.

Sekitar satu jam kemudian, mbah Jolodong mendengar kabar dari rekan petugas lain.

"Ada wisatawan terseret ombak," kata dia menirukan suara via telepon.

Ketika mendengar kabar tersebut, Mbah Jolodong baru sampai di rumah duka kerabat yang meninggal.

"Saya baru sampai di tempat takziah. Langsung dikabari itu. Terus saya tanya, apa itu orang yang bermain bola pagi tadi? Kawan saya jawab, memang mereka orangnya," ungkap dia.

Sampai saat ini, mbah Jolodong masih sulit percaya jika keluarga yang ia peringatkan akhirnya hanyut terseret ombak. (Tribunjogja/Kurniatul Hidayah/Miftahul Huda)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved