Wisatawan Terseret Ombak di Goa Cemara
Komentari Soal Tragedi Pantai Goa Cemara, Sultan HB X : Kondisi Palungnya Berbeda dengan Utara
Komentar Soal Tragedi Pantai Goa Cemara, Sultan HB X : Kondisi Palungnya Berbeda dengan Utara
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Hari Susmayanti
Kemudian, setelah kelima korban terseret. Dua orang lagi lagi korban berinisiatif untuk menolong namun nahas terbawa arus pantai yang sangat deras juga," jelasnya kepada TRIBUNJOGJA.COM,pada Kamis (06/08/2020).
Dan ombak pada masa itu diperkirakan setinggi 3-4 meter.
Saat ini, dari 7 korban, sebanyak 5 orang lagi korban lagi masih belum ditemukan.
Komandan Satlinmas SAR DIY Wilayah 4, Dwi Rias Pamuji, mengatakan wisatawan nahas tersebut diduga hanyut karena adanya gelombang arus bawah.
Hingga pukul 17.45 WIB petang, kelima korban lainnya masih belum ditemukan.
Petugas SAR terus bekerja keras untuk mencari lima korban lain.
Pencarian dilakukan dengan menggunakan kamera drone, serta menyisir area pantai.
"Masih terus diupayakan pencarian. Kemungkinan sampai tiga hari ke depan akan terus dilakukan pencarian," ujarnya.
Dwi menyebut, ada kemungkinan bahwa para korban terseret dan masuk ke dalam palung yang ada di bawah laut.
"Mereka masuk ke dalam palung. Memang kalau dari permukaan itu tidak terlihat. Begitu arus bawah, itu mereka langsung tergulung," pungkasnya.
Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com di lapangan, beberapa petugas gabungan masih berjaga dan mencari lima korban.
Hadir pula anggota SAR dari Kabupaten Purworejo yang ikut membantu.
• Di Titik Inilah Korban Hilang di Pantai Goa Cemara Diempas Ganasnya Ombak Laut Selatan
Diingatkan Penjaga Pantai
Mukijan, seorang penjaga di Pantai Goa Cemara menuturkan dirinya sempat mengingatkan para wisatawan untuk tidak bermain terlalu ke tengah laut.
Pasalnya, saat itu kondisi ombak sedang tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/komentar-soal-tragedi-pantai-goa-cemara-sultan-hb-x-kondisi-palungnya-berbeda-dengan-utara.jpg)