Bantul

Setia Pakai Kreneng, Warga Kalipucang Bantul Bagikan Daging Kurban Bebas Plastik

Warga Kalipucang, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul memanfaatkan Kreneng-sejenis anyaman bambu--sebagai wadah untuk membungkus dagi

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Warga Kalipucang, Desa Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul membungkus daging kurban Idul Adha 1441 H, menggunakan Kreneng, demi mengurangi limbah plastik sekali pakai. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Warga Kalipucang, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul memanfaatkan Kreneng-sejenis anyaman bambu--sebagai wadah untuk membungkus daging kurban pada Idul Adha 1441 H.

Tradisi ini tiap tahun terus dilestarikan, sejak penggunaan kali pertama dilakukan pada tahun 2016 lalu.

Alasannya sederhana, mereka ingin mengurangi limbah plastik sekali pakai.

"Di jalan-jalan kita sering menjumpai sampah plastik dibuang. Motivasinya itu, ingin mengurangi limbah plastik," kata Joko, Ketua Takmir Madjid Al-Furqon, Dusun Kalipucang, Bantul, Jumat (31/7/2020).

Bupati Bantul Salurkan 33 Kambing untuk Masyarakat

Selain soal lingkungan, Joko mengungkapkan, Kreneng merupakan salah satu produk kerajinan tangan yang ada di dusun Kalipucang.

Diproduksi oleh kaum ibu.

Mereka biasanya membuat anyaman dari bambu itu untuk membungkus buah pisang, salak, sayur-mayur maupun produk kerajinan lain, seperti keramik dan gerabah.

Potensi itu, oleh kesepakatan warga kampung, akhirnya dimanfaatkan juga untuk membungkus daging, pada setiap perayaan hari raya kurban. Saat digunakan untuk membungkus daging, bagian bawah Kreneng biasanya akan dilapisi dengan daun jati.

Tujuannya, untuk menambah citarasa dan kualitas daging

"Biar kandungan airnya berkurang dan lebih enak dikonsumsi," ujar Joko.

Ia berharap, tradisi yang telah dilestarikan oleh warga dusun Kalipucang itu bisa diikuti oleh Takmir masjid lainnya.

Sebab, selain ramah lingkungan, Kreneng, kata dia, merupakan kerajinan yang cukup mudah dibuat.

Pihaknya mengaku hanya membutuhkan waktu satu hari, dengan cara gotong-royong, untuk memproduksi sebanyak 150 pcs.

Resep Masak Daging Kurban Kambing dan Sapi, Dibikin Sate hingga Rendang

Jikapun tidak bisa membuat dan terpaksa harus membeli, kata Joko, harga Kreneng dipasaran cukup murah.

"Satu bungkusnya Rp 700. Jadi kalau 10 pcs, cuma Rp 7.000," ucap Joko.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved