Yogyakarta
Yunarti, Ketua Kelompok Tani Migunani Berhasil Kembangkan Urban Farming
Jika berkunjung ke rumahnya, tamu akan melihat puluhan jenis sayuran dan tanaman buah dalam pot (tabulampot) di halaman depan yang berukuran 3x13 mete
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Untuk masuk ke perumahan RW 01 Demangan Kota Yogyakarta harus melewati gang sempit yang hanya bisa dilalui sepeda motor.
Jalan itu bisa ditempuh jika kita masuk melalui sisi selatan Pasar Demangan.
Namun siapa sangka, puluhan rumah yang berjejer rapat itu memiliki kebun nan hijau di setiap halaman depannya.
Tanaman seperti kangkung, sawi, terong, dan beragam tanaman buah tumbuh subur.
Kesan kawasan perkotaan yang kumuh, tak tertata, dan penuh polusi pun seketika hilang.
Semua itu rupanya diawali lewat tangan dingin Yunarti, Ketua Kelompok Tani Migunani RW 01 Demangan.
Jika berkunjung ke rumahnya, tamu akan melihat puluhan jenis sayuran dan tanaman buah dalam pot (tabulampot) di halaman depan yang berukuran 3x13 meter saja.
“Sering ditanya orang-orang dari luar kota yang menginap di hotel dekat sini, mereka tertarik dan minta bibitnya. Tapi waktu itu koleksi saya belum banyak. Akhirnya mereka banyak bertanya tentang cara menanam,” ucap Yunarti.
• Bantu Petani Sayur dan Warga, Pedukuhan Walikan Wonosari di Gunungkidul Dirikan Pasar Sedekah
Yunarti bersama sekitar 20 warga lainnya, telah membentuk Kelompok Tani Migunani sejak 2019 akhir.
Namun kemudian, kelompok tani warga yang berdomisili di sebelah timur Pasar Demangan itu sempat vakum.
Salah satu penyebabnya karena saat itu tanaman yang mereka rawat adalah jenis tanaman obat keluarga (toga).
“Kalau toga baru bisa dipanen rata-rata setelah setahun lebih. Dulu kami ada 130 bibit toga,” ujar Yunarti.
Saat pandemi mulai muncul di Indonesia, rupanya menjadi waktu yang tepat bagi Yunarti untuk kembali aktif berkebun.
“Sekarang timing-nya pas, daripada tidak ada kegiatan sama sekali. Aktivitas bertani juga masih bisa jaga jarak,” tuturnya.