Yogyakarta

Ditlantas Polda DIY Minta Pesepeda Saling Jaga Etika Berkendara

Tingginya minat bersepeda di masa pandemi Covid-19 ikut pula mengerek angka kecelakaan maupun insiden yang melibatkan pengendara sepeda di jalan raya.

Dokumentasi Pribadi
Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol I Made Agus Prasatya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tingginya minat bersepeda di masa pandemi Covid-19 ikut pula mengerek angka kecelakaan maupun insiden yang melibatkan pengendara sepeda di jalan raya.

Untuk itu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY meminta pesepeda untuk saling menghormati dengan sesama pengguna jalan saat berkendara.

Terlebih di masa Operasi Patuh Progo 2020 yang akan berlangsung hingga 5 Agustus mendatang.

Pesepeda disebut akan mendapat perhatian pula bagi petugas di lapangan.

Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol I Made Agus Prasatya menyatakan, angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dengan melibatkan kendaraan roda dua terlebih pesepeda masih cukup tinggi di wilayah setempat.

Pihaknya saat ini juga tengah menggodok aturan terkait etika bersepeda dan sanksi yang bakal diterapkan guna menekan angka kecelakaan dan juga korban jatuh.

Pesepeda Dipukul dan Diancam Pakai Samurai Gara-gara Menabrak Mobil di Jalan

Belakangan, insiden kematian mendadak akibat bersepeda juga kerap ditemui di wilayah DIY.

Umumnya penyebab kematian tersebut karena mengabaikan kesehatan atau memaksakan diri.

Selain itu juga ada faktor lain, seperti mengabaikan rambu-rambu lalu lintas.

Berdasarkan catatan Ditlantas Polda DIY sepanjang Januari-Juni 2020, kecelakaan yang melibatkan pesepeda di DIY secara total ada sebanyak 117 kejadian.

Halaman
123
Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved