Gerindra Targetkan Sapu Bersih Pilkada di DIY, Dukungan Cabup Cawabup Tunggu Fit and Proper Test
Gerindra DIY menargetkan mampu sapu bersih pemilihan kepala daerah (pilkada) tiga kabupaten di DIY pada 2020.
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gerindra DIY menargetkan mampu sapu bersih pemilihan kepala daerah (pilkada) tiga kabupaten di DIY pada 2020.
Namun kejelasan dukungan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati yang akan diusung partai besutan Prabowo Subianto ini masih harus menunggu hasil fit and proper test yang dilakukan di tingkat DPD.
Ketua DPD Gerindra DIY, RM Noeryanto menegaskan pihaknya masih akan mempertimbangkan sejumlah nama untuk mendapatkan calon terbaik yang akan didukung oleh partai berlambang kepala garuda ini.
"Target kami sapu bersih pilkada tiga kabupaten di DIY. Meski sudah mencuat beberapa nama namun yang akan kita dukung masih harus melalui tahapan fit and proper test di tingkat DPD yang kemudian kami usulkan untuk mendapatkan rekomendasi DPP," terang Noeryanto dalam keterangan resminya, Rabu (22/7/2020).
• Politisi Gerindra Danang Wicaksana Sebut Desa Penyangga Utama Ketahanan Pangan Nasional
Kabar ini, kata Noeryanto, sekaligus menjawab kesimpangsiuran informasi dimana banyak beredar sejumlah nama bakal cabup cawabup di beberapa daerah yang mengklaim telah mendapat dukungan dari partai Gerindra.
Pihaknya memastikan, masih akan menggodog tahapan fit and proper test di tingkat DPC terlebih dahulu untuk mendapatkan calon terbaik yang diusulkan ke DPD dan fit and proper test kembali.
Seperti diketahui, tahun ini ada tiga kabupaten di DIY yang akan memilih kepala daerahnya seperti di Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul.
Sejumlah nama bakal cabup dan cawabup pun mencuat.
Noeryanto menambahkan, beberapa yang mencuat memang masuk dalam radarnya namun proses fit and proper test harus tetap dilakukan.
• BREAKING NEWS : Kasus Covid-19 di DIY Bertambah 21 Orang, Berikut Rincian dan Riwayat Penularannya
Dalam Pilkada Bantul, contohnya, nama yang disodorkan dari DPC hanya satu yakni Suharsono dengan Totok Sudarto.
"Pak Suharsono (incumbent) sudah pasti dicalonkan, tapi tetap harus melalui fit and proper test," tegasnya.
Sementara untuk Pilkada Gunungkidul ada dua pasangan calon yang mencuat, yakni rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa dengan Ardi Widanto, serta Mayor Sunaryanto dengan Heri Susanto.
Sementara itu, kandidat terbanyak ada di Sleman, di mana sedikitnya ada sembilan calon yang mendaftarkan dalam fit and proper test DPC.
Yakni istri Bupati saat ini, Kustini Sri Purnomo yang juga sudah dipastikan akan diusung PDI Perjuangan.
Kemudian petahana wakil bupati Sri Muslimatun, lalu ada nama Ketua DPC PKB Sleman, Agus Kholik.
• Bantah Kabar Penjaringan Ulang, Gerindra Pastikan Rekomendasi untuk Suharsono Bersifat Final
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gerindra-targetkan-sapu-bersih-pilkada-di-diy-dukungan-cabup-cawabup-tunggu-fit-and-proper-test.jpg)