Jawa
Pekerja Wisata di Klaten Rasakan Keterpurukan di Tengah Pandemi
Pasalnya mereka yang sehari-hari meraup penghasilan dengan berjualan atau jasa atraksi hiburan di obyek wisata, terpaksa harus berhenti karena saat in
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Para pekerja wisata di Kabupaten Klaten merasakan dampak langsung dari adanya pandemi Covid-19 ini.
Pasalnya mereka yang sehari-hari meraup penghasilan dengan berjualan atau jasa atraksi hiburan di obyek wisata, terpaksa harus berhenti karena saat ini obyek wisata masih ditutup demi mencegah penularan Covid-19 .
Adalah Nurudin, laki-laki berusia 30 tahun tersebut sebelum pandemi ini bekerja sebagai pemeran kostum dan penyedia atraksi hiburan di obyek wisata Prambanan dan Bukit Sidoguro selama kurang lebih empat tahun.
• Klaten Umumkan 10 Kasus Baru Positif Covid-19, Satu Orang Diantaranya Meninggal Dunia
“Sehari-hari saya bekerja menghibur pengunjung dengan maskot Doraemon dan terkadang jasa foto bareng satwa. Rata-rata pada hari biasa pendapatan kotor saya sekitar 300 ribu rupiah, kalau sabtu dan minggu bisa sampai 700 ribu” aku Nurudin di Kantor Kecamatan Klaten Selatan, Sabtu (18/7/2020).
Warga Jimbung, Kecamatan Kalikotes tersebut mengaku bahwa saat ini guna memenuhi kebutuhan pokok, Ia melakoni pekerjaan alternatif lainnya.
Dirinya memahami bahwa penutupan obyek wisata saat ini sebagai upaya mencegah penambahan kasus Covid-19 di Klaten.
Nurudin tak sendiri, Ia dan para pekerja di sektor pariwisata dan sektor ekonomi kreatif lainnya turut terdampak dengan adanya Covid-19 ini.
Pemerintah tidak tinggal diam dengan kondisi warganya, sekitar 1176 pekerja wisata dan ekonomi kreatif di 26 Kecamatan di Kabupaten Klaten akan menerima bantuan sembako dari Kementrian Pariwisata dan Kemenparekraf RI bekerjasama dengan Polda Jawa Tengah, dan Polres Klaten.
Penyerahan dilakukan di Kecamatan Klaten Tengah, dan dilanjutkan ke beberapa kecamatan lainnya.
“Pesan saya pada penerima bantuan agar bantuan dimanfaatkan dengan baik, tetap menjaga kedisiplinan bapak ibu semuanya dalam rangka pencegahan Covid-19," pesan Bupati Sri Mulyani.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/para-pekerja-wisata-menerima-bantuan-dati-kemenparekraf-ri.jpg)