Kisah Vas Dibeli Setara Rp810.000 Namun Saat Dilelang Laku Rp 436 Miliar

sebuah vas bunga dari China terjual seharga lebih dari US$ 30 juta atau setara Rp 436 miliar dalam lelang yang yang diselenggarakan balai lelang

Editor: Iwan Al Khasni
Sothebys via 9 News
Vas dari Dinasti Qing yang terjual dalam pelelangan senilai Rp 436 miliar 

Vas itu diperiksa oleh para ahli Sotheby's yang mencocokkannya dengan barang di arsip rumah tangga kekaisaran Cina.

Sebelumnya, vas tersebut disimpan di sebuah istana di Kota Terlarang Beijing. Barang tersebut pernah dipuji oleh kaisar karena desainnya.

Catatan Sotheby's juga menunjukkan bahwa vas itu telah melewati rumah lelang di London pada tahun 1954, dijual seharga hanya 80 dollar Australia pada saat itu.

Objek itu lantas dinamai sebagai Harry Garner Reticulated Vase. Nama kolektor yang memilikinya sebelum lelang 1954 disematkan pada nama vas tersebut.

Vas tersebut merupakan salah satu barang langka dari China yang ditemukan kembali.

Beberapa dekade terakhir, artefak dari China menjadi buruan dalam pasar lelang.

Pada 2010, vas masa pemerintahan Kaisar Qianlong terjual seharga 62 juta dollar AS atau Rp 902 miliar.

Vas tersebut ditemukan di sebuah ruma di London, Inggris.

Pada 2018, vas dari abad ke-18 ditemukan di loteng rumah keluarga di Perancis.

Vas tersebut berhasil dijual seharga 27 juta dollar AS atau Rp 393 miliar. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dulunya Dibeli Rp 810.000, Vas Ini Laku Rp 436 Miliar",

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved