Pasar Beringharjo Mulai Ramai, Pengunjung Diwajibkan Jalankan Protokol Kesehatan
Kunjungan ke Pasar Beringharjo Alami Peningkatan, Warga Diwajibkan Jalankan Protokol Kesehatan
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam sepekan terakhir, jumlah kunjungan warga ke Pasar Beringharjo mengalami peningkatan cukup signifikan.
Kepala Seksi Pengembangan Pasar, Disperindag kota Yogyakarta, Dwi Nanto Sujatmiko mengatakan bila dibandingkan pada Maret hingga Juni 2020, peningkatan pengunjung di Pasar Beringharjo mencapai 30 persen.
"Biasanya kondisi pasar Beringharjo yang ramai itu di akhir weeked mulai pada Jumat, Sabtu, hingga Minggu. Biasanya itu yang sering terjadi lonjakan pengunjung," jelas Nanto kepada Tribunjogja.com, Senin (13/07/2020).
• UPDATE Virus Corona di DIY Senin 13 Juli, Tambahan 8 Kasus Baru, Salah Satunya Meninggal Dunia
• DPRD Bantul Borong Bawang Merah Organik Petani Nawungan
Selain warga lokal, pengunjung yang datang ke Beringharjo menurut Nanto merupakan wisawatan lokal yang berasal dari luar Yogyakarta, mulai dari Solo, Magelang, hingga Purworejo.
Untuk mencegah penularan virus corona di Pasar Beringharjo, pengelola pasar menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Di mana pintu masuk di pasar Beringharjo disediakan wastafel untuk cuci tangan. Lalu, pengunjung harus melewati bilik disinfektan sebelum memasuki wilayah pasar.Kemudian akan dilakukan pengecekan suhu tubuh melalui thermo gun
"Adanya peningkatan kunjungan membuat semua pihak harus bekerja sama. Di mana semua peraturan protokol kesehatan yang telah diterapkan harus dipatuhi pengunjung, penjual, dan petugas keamanan di pasar Beringharjo," terang Nanto. (Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kunjungan-ke-pasar-beringharjo-alami-peningkatan-warga-diwajibkan-jalankan-protokol-kesehatan.jpg)