Breaking News:

Pendidikan

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah SMA/SMK di DIY Dilakukan secara Daring

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Disdikpora DIY, Didik Wardaya mengatakan masa pengenalan lingkungan sekolah berlangsung sel

dok.istimewa
ilustrasi berita pendidikan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SMA/SMK di DIY dilakukan dengan cara daring atau online.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Disdikpora DIY, Didik Wardaya mengatakan masa pengenalan lingkungan sekolah berlangsung selama tiga hari.

"Jadi materi materi dengan online. Kalau tidak memungkinkan, direkam kemudian diberikan kepada siswa baru," katanya Rabu (8/7/2020).

Didik mengatakan, selama masa MPLS, sekolah bisa memberi tugas misalnya merangkum dari materi yang telah disampaikan termasuk profil sekolah kepada siswa baru.

Selain itu juga bisa diisi dengan kegiatan motivasi belajar di tengah pandemi.

Disdikpora DIY Masih Akan Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh di Awal Tahun Ajaran Baru 2020/2021

"Sekolah membuat materi itu kemudian disampaikan dengan cara online, bisa langsung interaktif atau melalui video," tutur dia.

Beberapa kegiatan lainnya yang bisa dijadikan alternatif untuk mengisi MPLS daring yakni penumbuhan karakter peserta didik, wawasan kebangsaan, edukasi kesehatan reproduksi, edukasi bahaya narkoba.

"Materi lain spesifikasi sekolah misalnya keunggulan sekolah supaya anak-anak termotivasi terbangun konsep bagaimana beradaptasi di sekolah," ujarnya.

Secara terpisah, Kepala SMAN 10 Yogyakarta, Sri Murni mengatakan pelaksanaan MPLS di SMAN 10 Yogyakarta dilaksanakan secara daring selama tiga hari.

Kegiatan MPLS daring dimulai pukul 07.30 - 12.00 WIB yang diikuti sebanyak 216 siswa kelas X.

Siswa SMKN 2 Yogyakarta Belajar Wiru Jarik di Kegiatan MPLS

Untuk kegiatan MPLS di SMAN 10 Yogyakarta berupa pengenalan profil sekolah, profil guru dan karyawan, wawasan wiyata mandala, tata tertib sekolah, kurikulum sekolah.

"Selain itu ada sosialisasi anti napza, pengenalan ekstrakurikuler,literasi,dan seni. Untuk pengisi materi dari sekolah dan juga dari pihak luar," ujarnya kepada Tribunjogja.com.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved