Yogyakarta

Pilkada, Golkar Targetkan Menang di Tiga Daerah di DIY

Golkar menargetkan dapat meraih kemenangan 60 persen, untuk seluruh daerah yang akan melangsungkan Pilkada serentak, pada Desember mendatang.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono bersama Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman dan sejumlah pengurus partai Golkar, saat menghadiri acara Pembekalan dan Pelantikan Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar DIY serta Pelantikan Pimpinan Daerah KPPG dan APMG DIY di GPC, Karangtengah, Imogiri, Bantul, Sabtu (4/7/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Partai Golongan Karya (Golkar) mamatok target cukup tinggi dalam kontestasi politik di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bagaimana tidak, dari lima kabupaten/kota yang ada di Bumi Mataram, partai berlambang pohon beringin itu menargetkan dapat menang sedikitnya di-tiga daerah. 

Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono mengatakan, Golkar menargetkan dapat meraih kemenangan 60 persen, untuk seluruh daerah yang akan melangsungkan Pilkada serentak, pada Desember mendatang.

Termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Agung Laksono Berharap Isu Reshuffle Jadi Pemicu Agar Kabinet Bekerja Lebih Keras 

"Sekurangnya tiga kabupaten dimenangkan. Kalau tidak papan satu, ya papan dua. Karena yang penting ada di dalam pemerintahan daerah," kata Agung Laksono, saat menghadiri Pembekalan dan Pelantikan Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar DIY serta Pelantikan Pimpinan Daerah KPPG dan APMG DIY di pendopo GPC, Karangtengah, Imogiri, Bantul, Sabtu (4/7/2020). 

Agung menjelaskan, target kemenangan di tiga Kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta bertahap, dimulai dari Pilkada tahun 2020.

Selanjutnya, berlanjut sampai nanti tahun 2024, sekurang-kurangnya ada tiga Kabupaten di DIY yang dapat dimenangkan oleh Partai Golkar

Pertimbangannya, kata dia, karena itu sudah menjadi karakteristik dari Partai Golkar.

Dapat menyukseskan pembangunan nasional, untuk kesejahteraan rakyat melalui pemerintahan yang sah.

Adapun soal strategi yang akan dijalankan, Agung enggan menjelaskan detail.

Tetapi yang jelas, menurut dia, melalui kekompakan dan soliditas masing-masing kader.

Termasuk penetapan bakal calon yang akan diusung, dipilih berdasarkan kapabilitas dan elektabilitas dari hasil survei di masyarakat. 

"Bukan atas dasar perkoncoan. Apalagi atas dasar NPWP dalam tanda petik nomor piro wani piro," kata Agung.

Ini Alasan DPD Partai Golkar Bantul Berikan Rekomendasi Sementara untuk Totok Sudarto

Di Pilkada, pihaknya tidak menargetkan yang maju lewat Partai Golkar harus kader, bisa juga di luar kader. 

"Tetapi memang, lebih diutamakan kader," ucap dia. 

Sementara itu, Ketua DPD Golkar DIY, Gandung Pardiman mengaku optimis dapat meraih target tersebut.

Pihaknya berharap semua kader nantinya dapat bersatu padu dan berjuang keras sekuat tenaga dalam meyakinkan rakyat bahwa calon dari Partai Golkar di bursa pemilihan kepala daerah adalah yang terbaik. 

"Calon dari Partai Golkar is the best. Rakyat harus tahu itu," kata Gandung.

Sejauh ini, menurut dia, di Pilkada Bantul, Partai Golkar sudah hampir memantapkan diri mengusung bakal calon Bupati incumbent, yaitu Suharsono yang akan berpasangan dengan Totok Sudarto. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved