Pemerintah Pusat akan Kembangkan Terminal Tidar Magelang, Dilengkapi Hotel dan Mall

Pemerintah Pusat akan Kembangkan Terminal Tidar Magelang, Dilengkapi Hotel dan Mall

Tribunjogja/Rendika Ferri Kurniawan
Serah terima Terminal Tipe A Tidar Magelang, Jumat (3/7/2020) antara Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi dan Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Magelang. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Terminal Tipe A Tidar Magelang akan dikembangkan lebih bagus lagi ke depan setelah pengelolaannya kini telah dialihkan dari Pemerintah Kota Magelang ke Pemerintah Pusat.

Hotel dan mall diwacanakan akan dibangun di sana, juga memberikan pintu masuk untuk UMKM, sehingga dapat membawa manfaat kepada masyarakat.

Serah terima sendiri dilaksanakan, Jumat (3/7/2020) ini antara Ditjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan yang diwakili oleh Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi dan Pemkot Magelang oleh Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Magelang.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mengatakan, Terminal Tipe A Tidar Magelang akan dikembangkan lebih bagus ke depan, seperti terminal-terminal di daerah lainnya yang telah dibangun lagi secara modern. Ia melihat potensi yang bagus dimana akan dibangun mall, hotel dan lainnya.

"Magelang ini saya melihat potensinya, ada dua skema. Kalau dalam waktu dekat bisa mengundang investor swasta, melalui Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Begini Respon Wali Kota Magelang Soal Pematokan Kompleks Pemkot Magelang oleh Akademi TNI

Akademi TNI Pasang Patok Aset di Kompleks Pemkot Magelang

Kemungkinan pengembangan kalau lihat potensinya, mall memungkinkan di sini. Kemudian hotel. Hotel yang budget dan grup memungkinkan dan tempat aktivitas anak-anak muda," ujar Budi, Jumat (3/7/2020) di sela serah terima di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Magelang.

Anggaran untuk pengembangan akan menyesuaikan potensi yang akan dibangun lebih dulu.

Jika hotel dan mall yang akan dibangun, kurang lebih sekitar Rp 500 Miliar. Sementara sentra batik seperti di Terminal Pekalongan kurang lebih Rp 60 Miliar.

Skemanya dengan mengundang investor swasta melalui Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau APBN.

"Kalau dengan skema KPBU saya akan carikan investor dulu. Kalau APBN saya jamin akan bangun. Tergantung penggunaannya, untuk apa dan potensinya bagaimana. Kalau hotel dan mall, sekitar Rp 500 Miliar. Kalau seperti di Pekalongan, untuk sentra batik sekitar Rp 60 Miliar. Di sini bisa lebih besar," tuturnya.

Untuk menyokong KSPN Borobudur, Pihak Ditjen Perhubungan Darat juga kemungkinan akan membantu infrastruktur untuk angkutan perkotaan seperti halte atau pun trotoar di Kota Magelang.

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, mengatakan, pihaknya pun menyambut baik dengan ide pengembangan terminal Tidar ini. Terminal akan dikembangkan lebih bagus lagi ke depan dengan pembangunan hotel dan lainnya. UMKM juga bisa masuk sehingga masyarakat dapat menerima manfaatnya. (Tribunjogja/Rendika Ferri Kurniawan)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved