Kenali Beda Penyakit Asam Urat dan Rematik, Penyebab dan Cara Pengobatannya

Namun demikian jangan sampai keliru. Penanganan dan obat penyakit rematik dan asam urat jelas beda.

Editor: Rina Eviana
Shutterstock
Ilustrasi 

Sedangkan, rematik bisa menyebabkan nyeri pada bagian tubuh mana pun, tetapi yang paling sering terjadi pada persendian di tangan, pergelangan tangan, dan kaki.

Tak hanya itu, rematik bisa menyerang beberapa sendi sekaligus dalam satu waktu.

3. Gejala lain

Gejala asam urat selalu disertai dengan bengkak, kemerahan, serta rasa nyeri yang sering muncul.

Gejala rematik juga selalu menimbulkan rasa sakit, tetapi tidak selalu muncul bengkak atau kemerahan pada persendian.

Rasa nyeri sendi akibat rematik bisa berubah-ubah intensitasnya. Kadang sakit ringan hingga berat. Sedangkan rasa nyeri karena asam urat cenderung sering dan berat.

Dari Diabetes, Kolesterol Hingga Asam Urat, Inilah Efek Terlalu Banyak Makan Jeroan

4. Faktor risiko

Rematik bisa menimpa siapa saja tanpa memandang usia. Namun, penyakit ini paling sering dialami oleh kelompok lanjut usia (lansia).

Rematik juga lebih banyak diidap oleh wanita dibanding pria. Sementara itu, kebanyakan pengidap asam urat dilaporkan adalah berjenis kelamin laki-laki dan lebih sering terjadi pada kelompok usia dewasa muda dengan kelebihan berat badan.

Selain kegemukan, berikut ini ragam faktor risiko asam urat:

- Punya riwayat keluarga menderita asam urat

- Konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya aspirin dosis rendah, diuretik tiazid, obat imunisuoresan, levodopa, atau niasin

- Konsumsi alkohol

- Diabetes

-Tekanan darah tinggi

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved