Breaking News:

Guru Harus Hadirkan Pembelajaran Aktif Bagi Siswa Selama Belajar di Rumah

Guru Harus Hadirkan Pembelajaran Aktif Bagi Siswa Selama Belajar di Rumah

Banjarmasin Post
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Belajar dari rumah menjadi salah satu tantangan tersendiri di masa pandemi Covid-19.

Dosen FMIPA UNY Sabar Nurohman mengungkapkan salah satu tantangan tersebut yakni bagaimana agar siswa tetap aktif melakukan aktivitas belajar namun tujuan pembelajaran tetap efektif tercapai.

“Bagaimanapun kondisinya, meski pandemi melanda, guru harus tetap berusaha menghadirkan pembelajaran aktif. Karena melalui pembelajaran aktif itulah potensi siswa akan dapat tergali secara utuh,” ujar dia, Kamis (2/7/2020).

Selama pembelajaran dalam jaringan (daring) banyak siswa yang mengeluh karena sebagian besar guru saat mengajar lebih banyak hanya memberikan penugasan tanpa diikuti aktivitas pembelajaran yang interaktif dan bermakna.

Ia mengatakan, untuk meningkatkan tujuan pembelajaran maka dapat menggunakan unsur-unsur belajar aktif yaitu mengalami, interaksi, komunikasi dan refleksi.

“Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan dan mengemukakan gagasan," ungkapnya.

Kelas sekarang ini maknanya menjadi lebih luas, bisa saja di rumah, di lingkungan rumah, kelas virtual, partnernya adalah orang tua atau anggota keluarga dan teman yang dihubungkan dengan teknologi.

Selama Pandemi Covid-19, Skripsi Boleh Diganti dengan Mata Kuliah Setingkat

DPD IWAPI DIY Serahkan Bantuan Sarana Permainan Anak-anak ke Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta

Selain itu, sumber belajar juga bukan hanya buku, lingkungan rumah, keluarga, maupun database yang sifatnya virtual.

Ia melanjutkan, komunikasi dapat memotivasi siswa untuk berani dan lancar dalam menyampaikan gagasan, dan refleksi memunculkan sikap untuk mau menerima kritik dan memperbaiki diri, baik gagasan, hasil karya maupun sikapnya.

Kompleksitas ini yang perlu diperhatikan guru saat menyusun sebuah lembar kerja, maupun penyelenggaraan belajar dari rumah.

Sebab kata dia, keaktifan siswa tidak hanya keaktifan fisik, namun juga keaktifan secara mental/psikologi, maka dibutuhkan sebuah lembar kerja yang mendorong aktivitas ini secara maksimal.

Lembar kerja ini bermuara pada pendekatan aktif sehingga siswa bisa belajar secara mandiri.

Siswa dan guru dalam belajar aktif sama berperan untuk menciptakan suatu pengalaman belajar yang bermakna.

Oleh karena itu, lembar kerjanya juga disusun untuk mengungkap pengalaman belajar yang produktif, imajinatif, dan terbuka.

“Produktif, memberikan kebebasan untuk memperoleh jawaban harus mendorong siswa melakukan pengamatan, percobaan, dan penyelidikan/eksplorasi. Mengembangkan Imajinasi saat menjawabnya dan mendorong berbagai kemungkinan dengan sifatnya yang terbuka," katanya. (Tribunjogja/Noristera Pawestri)

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved