Kenali Perbedaan Bakteri dan Virus, Pola Penyebaran serta Cara Pencegahannya
Bakteri dan virus memang terkesan sama, tapi sebenarnya kedua mikroba tersebut sebenarnya berbeda.
Bakteri adalah organisme hidup.
Mereka bereproduksi dengan membelah dua, dan beberapa dapat menggandakan jumlahnya setiap 20 menit.
Itu sebabnya, walaupun kecil, bakteri dapat berdampak besar bagi kesehatan kita.
Manusia memiliki triliunan bakteri di dalam tubuh.
Kebanyakan dari bakteri menjaga kita tetap sehat dengan mendukung fungsi tubuh, seperti dalam sistem pencernaan.
Namun sekitar 1 persen bakteri dapat menyebabkan penyakit.
Seperti bakteri Staphylococcus aureus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas.
Bakteri Klebsiella pneumonia dan Streptococcus pneumoniae, yang dapat menyebabkan pneumonia.
Serta E. coli dan Salmonella, ditemukan dalam daging yang kurang matang, dan dapat menyebabkan keracunan makanan.
Di sisi lain, virus tidak dianggap sebagai organisme hidup, karena mereka membutuhkan sel inang untuk bereproduksi.
Mirip dengan bakteri, virus menyebar ketika mereka bersentuhan dengan inang.
Setelah manusia terinfeksi, virus itu langsung menyerang sel-sel sehat dalam tubuh, mereproduksi diri mereka dan menyebar ke seluruh tubuh.
Kendati demikian, tubuh memiliki sistem kekebalan yang berusaha menyerang sebagian besar virus berbahaya sebelum dapat berdampak.
Infeksi karena bakteri biasanya terbatas pada satu area tubuh, seperti infeksi telinga atau radang tenggorokan.
Sedangkan infeksi virus cenderung menyebar lebih mudah dan mempengaruhi seluruh tubuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ciri-dan-gejala-virus-corona.jpg)