Breaking News:

Sleman

Bisnis Tanaman Anggrek Mulai Menggeliat di Sleman

Ia menilai, jika masyarakat bisa mengelolanya, maka kawasan tersebut bisa dijadikan destinasi wisata tanpa membutuhkan investasi yang besar.

Dok. PAI DIY
Salah satu jenis anggrek lereng Merapi bernama ilmiah Vanda Tricolor 

Di kampung ini, ditargetkan ada 70 KK yang membudidayakan anggrek Vanda Tricolor yang merupakan anggrek khas Lereng Merapi.

Sejauh ini baru 75 persen yang sudah membudidayakan anggrek Vanda Tricolor baik untuk hiasan di rumah juga bisa dijual.

"Harapannya di Sleman ada wisata baru yang mengangkat tanaman anggrek," imbuhnya.

Penutupan Festival Anggrek Vanda, Wabup : Festival sesuai Visi Kabupaten Sleman

Jika semua warga Ngipiksari memiliki anggrek di rumahnya bisa menjadi daya tarik untuk wisata baru.

Ia menilai, jika masyarakat bisa mengelolanya, maka kawasan tersebut bisa dijadikan destinasi wisata tanpa membutuhkan investasi yang besar.

Ia juga menceritakan bahwa sebelum dirintis sebagai kampung anggrek, warga Ngipiksari sudah banyak yang memiliki anggrek Tricolor.

Namun oleh warga, tanaman tersebut tidak dirawat.

Bahkan warga di sana tidak mengetahui jika anggrek tersebut merupakan ciri khas Merapi.

Agar perintisan ini berjalan optimal, saat ini pihaknya mulai melakukan pembinaan ke masyarakat.

"Dilakukan penataan lingkungan jalan dan sepanjang gang ditanam anggrek tanah. Saat New Normal harapannya sudah selesai penataannya sehingga bisa menjadi obyek wisata baru," terangya.

Menurutnya, merawat anggrek ini bisa dilakukan sebagai aktivitas selama kebijakan di rumah saja.

Dan nantinya saat New Normal anggrek yang telah berbunga bisa dijual kembali. Tentu hal ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Santo Ari
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved