Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

Disnakertrans DIY Akui Lambat dalam Penanganan Persoalan Pekerja Saat Pandemi

Disnakertrans DIY akui penanganan persoalan tenaga kerja dan perusahaan di masa pandemi Covid-19 ini lambat.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY akui penanganan persoalan tenaga kerja dan perusahaan di masa pandemi Covid-19 ini lambat.

Alasannya, selama ini pihaknya hanya menjalankan tugas jika terdapat pelaporan dari pekerja atau perusahaan yang memiliki persoalan.

Kabid Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Disnakertrans DIY, Ariyanto Wibowo mengakui hal itu.

Menurutnya, persoalan penundaan serta keterlambatan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan masih ada sampai sekarang.

SBSI DIY Sebut Perpanjangan Tanggap Darurat DIY Kurang Efektif bagi Kalangan Buruh

Ia melanjutkan, sampai saat ini masih ada sekitar 40 perusahaan yang belum membayarkan THR.

Dari jumlah tersebut, 20 perusahaan sudah diselesaikan kewajibannya, 10 sisanya masih dalam proses, dan 10 lainnya masih menunggu mediasi.

Bowo mengatakan, masih ada perusahaan yang digaris bawahi.

Artinya mereka termasuk ke dalam peringatan keras terkait pemenuhan hak para pekerja.

"Kami akui memang lambat. Karena terbentur protokol kesehatan. Selama ini pengaduan kami hanya melalui by phone dan surat tertulis, sementara kami keterbatasan dewan pengawas," ungkapnya saat menanggapi audiensi para serikat pekerja di gedung DPRD DIY, Jumat (26/6/2020).

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved