Breaking News:

Wabah Corona

Penyuluh KB Sleman Reaktif saat RDT

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo saat dikonfirmasi mengatakan bahwa sesuai hasil koordinasi dengan Dinas P3AP2KB Sleman, ia membenarkan bahwa memang

Penulis: Santo Ari | Editor: Ari Nugroho
Shutterstock via kompas.com
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Beredar informasi ada penyuluh KB di wilayah Sleman yang dinyatakan reaktif setelah melakukan rapid diagnostic test (RDT). Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman pun berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) untuk menelusuri kebenaran hal tersebut.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo saat dikonfirmasi mengatakan bahwa sesuai hasil koordinasi dengan Dinas P3AP2KB Sleman, ia membenarkan bahwa memang ada penyuluh KB yang dinyatakan reaktif setelah melakukan RDT.

"Memang pernah ada penyuluh KB yang ikut RDT selaku gugus tugas kecamatan, hasilnya reaktif. Tapi hasil SWAB negatif dan sudah beraktivitas biasa," ujarnya Selasa (23/6/2020).

UPDATE Sebaran Covid-19 di Indonesia Selasa 23 Juni 2020 Sore Ini, Data Rincian Kasus di 34 Provinsi

Selain itu, ada juga penyuluh KB yang berstatus orang dalam pengawasan (ODP) yang merupakan warga Kota Yogyakarta dan bertugas sebagai penyuluh KB di wilayah Sleman.

Saat ini sudah dilakukan RDT dan tengah menunggu hasilnya.

Joko menjelaskan bahwa selama ini untuk penyuluh KB termasuk penyuluh dari dinas lain memang belum dilakukan RDT masal dari Dinkes Sleman.

RDT yang dilakukan bersifat mandiri atau dari lembaga masing-masing.

"Sejauh ini RDT yang dilakukan Dinkes adalah untuk tracing. Basic-nya surveilans dan bukan pelayanan. Kalau pelayanan bisa mandiri di RS," ujarnya.

Namun demikian, ia berharap agar setiap petugas terlebih yang berpotensi untuk bertemu orang banyak dapat terus menerapkan protokol kesehatan.

Proses Pembangunan Sejumlah Ruas Jalan di Sleman Terkendala Pandemi Covid-19

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, Mafilindati Nuraini, mengungkapkan bahwa hasil dari pemantauannya ada dua orang yang dilakukan RDT.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved