Jawa
BPPTKG Imbau Warga Terdampak Hujan Abu Vulkanik untuk Tetap Tenang
Pusat Pengendali Operasi BNPB mendapatkan pemutakhiran data sebaran abu vulkanik pascaerupsi Gunung Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Ten
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pusat Pengendali Operasi BNPB mendapatkan pemutakhiran data sebaran abu vulkanik pascaerupsi Gunung Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan DIY.
Erupsi yang terjadi beberapa kali pada Minggu tadi (21/6/2020) ini memiliki tinggi kolom abu vulkanik hingga lebih dari 6.000 meter.
Berikut sebaran abu vulkanik berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sampai dengan Minggu (21/6/2020), pukul 10.40 WIB di wilayahnya.
Kecamatan Srumbung (hujan abu cukup deras)
1. Desa Kaliurang, Kec.Srumbung
2. Desa Kemiren, Kec. Srumbung
3. Desa Srumbung, Kec. Srumbung
4. Desa Banyuadem, Kec. Srumbung
5. Desa Kalibening, Kec. Srumbung
6. Desa Ngargosoko, Kec. Srumbung
7. Desa Kradenan, Kec. Srumbung
Kecamatan Dukun (hujan abu ringan)
1. Desa Ngargomulyo, Kec. Dukun
2. Desa Keningar, Kec. Dukun
3. Desa Sumber, Kec. Dukun
4. Desa Sengi, Kec. Dukun
5. Desa Banyudono, Kec. Dukun.
• BPPTKG Yogyakarta Sebut Erupsi Merapi Tak Berbahaya untuk Mobilitas Penerbangan
Kecamatan Sawangan(hujan abu ringan)
1. Desa Wonolelo, Kec. Sawangan
2. Desa Krogowanan, Kec. Sawangan
Kecamatan Salam (hujan abu ringan)
1. Desa Gulon, Kec. Salam
2. Desa Seloboro, Kec. Salam
3. Desa Tirto, Kec. Salam
4. Desa Sucen, Kec. Salam
5. Desa Kadiluwih, Kec. Salam
6. Desa Tersan Gede, Kec. Salam
7. Desa Pucungrejo, Kec. Salam
Kecamatan Muntilan (hujan abu ringan)
1. Desa Gunungpring, Kec. Muntilan
2. Desa Sedayu, Kec. Muntilan
3. Desa Adikarto, Kec. Muntilan
4. Desa Tamanagung, Kec. Muntilan
5. Kelurahan Muntilan, Kec. Muntilan
Kecamatan Ngluwar (hujan abu ringan)
1. Desa Plosogede, Kec. Ngluwar
2. Desa Blongkeng, Kec. Ngluwar
3. Desa Jamus Kauman, Kec. Ngluwar
4. Desa Ngluwar, Kec. Ngluwar
Kecamatan Mungkid (hujan abu ringan)
1. Kelurahan Mungkid, Kec. Mungkid
2. Desa Pabelan, Kec. Mungkid
Kecamatan Borobudur (hujan abu ringan)
1. Desa Sambeng, Kec. Borobudur
2. Desa Kenalan, Kec. Borobudur
3. Desa Wanurejo, Kec. Borobudur
4. Desa Ngargogondo, Kec. Borobudur
5. Desa Tuksongo, Kec. Borobudur
6. Desa Wringinputih, Kec. Borobudur
7. Desa Bumiharjo, Kec. Borobudur
• Gunung Merapi Erupsi, BPBD Laporkan Tak Ada Hujan Abu Vulkanik di Wilayah Sleman
Menanggapi Kondisi tersebut, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida mengatakan, sebaran abu vulkanik saat ini memang cukup besar dari erupsi sebelumnya.
Ia mengimbau supaya warga terdampak abu vulkanik tersebut untuk tetap waspada, lantaran bahaya abu vulkanik dapat mengganggu pernapasan.
"Tetap waspada saja, karena abu vulkanik ini mengganggu pernapasan," katanya kepada Tribunjogja.com, Minggu (20/6/2020).
Berdasarkan data BPPTKG Yogyakarta, jumlah erupsi selama sepekan pada bulan Mei lalu per tanggal 15 hingga 21 Mei kemarin sudah terjadi 16 kali gempa guguran.
Oleh Hanik, hal itu tidak berpengaruh apa pun dengan adanya letusan pada Minggu pagi tadi.
Pasalnya, fase erupsi ini sudah berlangsung sejak September 2019 atau sejak status gunung Merapi dinyatakan aktif kembali.
"Hanya berupa aktivitas magmatik. Bukan berarti akan timbul letusan besar. Ini karena memang fase aktivitasnya berupa interupsi magma dari dapur magma," katanya.
Hanik, berharap bagi warga di kawasan rawan bencana (KRB) khususnya di Magelang dan sekitarnya untuk tetap waspada dan tenang. (TRIBUNJOGJA.COM)