Dukung Pengembangan Agrowisata, Sutedjo Ingin Kulon Progo jadi Sentra Produksi Kelengkeng
Dukung Pengembangan Agrowisata, Sutedjo Ingin Kulon Progo jadi Sentra Produksi Kelengkeng
Penulis: Andreas Desca | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Bupati Kulon Progo, Sutedjo melakukan penanaman pohon Kelengkeng di Pedukuhan Mendiro, Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kamis (18/6/2020).
Penanaman pohon ini bertujuan memberikan semangat bagi para pelaku usaha dari kelompok tani Agrowisata Watu Gajah karena mampu mengubah lahan berbatu menjadi lebih produktif.
Pada kesempatan ini, bupati didampingi sejumlah pejabat di antaranya ketua DPRD Kulon Progo para Kepala OPD, Panewu Lendah, Lurah Gulurejo, dan para penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Kulon Progo.
Dalam kesempatan itu Sutedjo mengungkapkan apa yang dilakukan oleh Kelompok Tani Agrowisata ini patut diberikan apresiasi.
Sebab, kelompok tani ini berhasil mengubah daerah yang tandus dan kurang produktif, menjadi lokasi potensial untuk pengembangan agrowisata.
• Kabar Baik, Vaksin Virus Corona yang Dikembangkan Kalbe Farma Mulai Uji Klinis, Kerja Sama Korea
• Sebelum Terapkan New Normal, Pemkot Yogya Rencanakan Gelar Swab Acak
Bahkan, mereka sudah berhasil melakukan panen buah kelengkeng yang ditanam di lokasi tersebut.
“Tentunya usaha yang baik akan mendapatkan hasil yang baik pula. Setelah nanti menikmati hasil panennya, diharapkan dapat didayagunakan oleh masyarakat yakni masyarakat tidak perlu jauh-jauh membeli kelengkeng sampai keluar Kabupaten, cukup dari petani Mendiro saja,” ujar Sutedjo, Kamis (18/6/2020).
Pendayagunaan ini tentunya sejalan dengan slogan Bela Beli Kulon Progo, yang sudah sekitar tujuh tahun digaungkan dan diterapkan oleh Kulon Progo.
"Jika kita sudah memiliki hasil produksi sendiri, maka tidak perlu membeli ke daerah lain, bahkan jika produksi berlebih justru malah bisa diekspor ke daerah lain," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, sebagai bentuk dukungan, Bupati juga secara simbolis memberikan bibit kelengkeng kepada petani agrowista Watu Gajah dan bantuan uang Rp50 juta.(Tribunjogja/Andreas Desca)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dukung-pengembangan-agrowisata-sutedjo-ingin-kulon-progo-jadi-sentra-produksi-kelengkeng.jpg)