Wabah Virus Corona

Di Handphone, Virus Corona Bisa Bertahan 5 Hari!

Masyarakat sebaiknya tidak bermain handphone saat berada di dalam KRL, busway, MRT atau alat transportasi umum lain.

Editor: Rina Eviana
Shutterstock
Ilustrasi virus corona, penularan virus corona di transportasi umum 

TRIBUNJOGJA.COM - Virus Corona jenis baru yang bisa mengakibatkan COVID-19 bisa menular dimana saja dan lewat media apa saja.

Untuk itu, di tengah pandemi Virus Corona seperti yang sedang kita hadapi saat ini, upaya pencegahan penularan virus corona harus benar-benar dilakukan. Sebab Penularan virus corona sangat cepat.

Tempat penularan Virus Corona di antaranya adalah transportasi umum. Untuk itu ada sejumlah rekomendasi ahli untuk mencegah penularan COVID-19 di transportasi umum.

Spesifikasi Lengkap Sharp Aquos Zero 2, Smartphone Super Ringan dan Waterproof
Spesifikasi Lengkap Sharp Aquos Zero 2, Smartphone Super Ringan dan Waterproof (istimewa)

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Junior Doctor Network, Edward Faisal mengatakan, masyarakat sebaiknya tidak bermain handphone saat berada di dalam KRL, busway, MRT atau alat transportasi umum lain.

Sebab, material pada handphone rentan menjadi medium penularan virus corona penyebab penyakit COVID-19.

"Menggukanan handphone saat berada di transportasi umum bisa meningkatkan tertular COVID-19 . Mengapa, handphone ini kan bahan materialnya ada yang dari plastik dan metal, " ujar Edward dalam talkshow yang digelar secara daring oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu (17/6/2020).

Saat virus menempel di handphone kita, itu bisa bertahan hingga lima hari. Jangan salah ya (jangan anggap sepele)," kata Edward menegaskan.

Apabila ada penumpang lain yang berbicara, risiko penularan akan lebih meningkat. Sebab, kata Edward, droplet yang keluar dari individu saat berbicara bisa bertahan 15 menit di udara.

Selain itu, di kerumunan penumpang juga bukan mustahil ada orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

4 Aksesori Agar Smartphone Bebas dari Virus Corona di Era New Normal

Merujuk kondisi di atas, Edward menyarankan masyarakat untuk disiplin tidak menggunakan handphone saat berada di transportasi umum.

Risiko penularan COVID-19 bisa terjadi kepada individu itu sendiri, keluarga, dan orang-orang yang ada di dekatnya.

"Jadi kalau kita sayang sama orang rumah atau sekitar kita, maka sebaiknya jangan keluarkan handphone. Itu yang terbaik sebetulnya," ucap Edward.

Jangan ngobrol 

Pandemi Covid-19 menjadikan penumpang yang menggunakan moda transportasi kereta api mengalami penurunan secara signifikan. Tidak hanya pada penumpang KA Jarah Jauh namun juga pada KA Prameks.
Pandemi Covid-19 menjadikan penumpang yang menggunakan moda transportasi kereta api mengalami penurunan secara signifikan. Tidak hanya pada penumpang KA Jarah Jauh namun juga pada KA Prameks. (TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih)

Edward Faisal mengatakan, masyarakat sebaiknya tidak mengobrol saat berada di transportasi umum.

Hal ini penting untuk mencegah risiko tertular Covid-19 saat berada di dalam busway, KRL, MRT maupun sarana transportasi lain.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved