Ciri-ciri, Penyebab dan Cara Mengobati Orang Hiperseks
Pengidap hiperseks, baik wanita maupun pria, umumnya tidak menyadari bahwa dirinya menderita gangguan ini.
Oleh karena itu, butuh bantuan dari orang-orang di sekitarnya untuk menyadarkan penderita dan membujuknya untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis jiwa atau psikolog.
Itulah sebabnya, mengetahui ciri-ciri seorang hiperseks, penting, baik bagi pengidapnya ataupun orang-orang terdekatnya, agar bisa membantu mengobatinya.
Penderita kemudian akan menjalani serangkaian pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis serta tingkat keparahan kondisi yang dialami.
Dokter juga akan membedakan apakah pasien benar-benar menunjukkan perilaku hiperseks atau sekedar mengalami libido yang tinggi.
• 10 Manfaat Seks yang Sehat, Salah Satunya Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Hiperseks vs libido tinggi
Hiperseks dan memiliki libido tinggi memang seringkali dianggap sama, padahal ada perbedaan antara hiperseks dari kondisi gairah seks yang tinggi:
-Pengidap hiperseks umumnya tidak dapat mengendalikan dorongan dan perilaku seksualnya.
-Pengidap hiperseks akan tetap melakukan aktivitas seksual meskipun berbahaya atau membawa konsekuensi negatif.
- Lelaki dan perempuan yang memiliki libido tinggi memang memiliki ketertarikan seksual pada orang lain, tapi bukan hanya itu yang menjadi fokus mereka.
Tak hanya libido pria, gairah seksual wanita juga bisa terganggu. Salah satu jenis gangguan libido pada wanita, yaitu hypoactive sexual desire disorder (HSDD).
Kondisi ini menyebabkan kurangnya minat wanita terhadap seks. Dari waktu ke waktu, seseorang sebetulnya mengalami perubahan akan gairan seksual. Namun, jika penurunan libido terjadi terus menerus bahkan mengganggu hubungan dengan pasangan maka kamu harus mengetahui penyebabnya.
• Mengenal Penyakit Seksual Sifilis atau Raja Singa : Gejala Awal, Tahapan Penularan hingga Risikonya
Adapun penyebab libido turun pada wanita, di antaranya:
Masalah seksual.
Ketika kamu mengalami rasa sakit saat berhubungan seks atau tidak dapat orgasme, maka dapat mengurangi keinginan untuk berhubungan seks.
Penyakit medis.