Bahaya Olahraga Berlebihan pada Kekebalan Tubuh

Ternyata, melanjutkan aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, selama tidak berlebihan.

Editor: Rina Eviana
Vox
Tips Memilih Masker untuk Bersepeda Di Tengah Pandemi Corona 

TRIBUNJOGJA.COM - Setelah ada pandemi Virus Corona penyebab COVID-19, masyarakat kembali mulai menyadari arti pentingnya olahraga untuk kesehatan tubuh.

Hal ini bisa dilihat dari makin banyaknya orang yang melakukan aktivitas olahraga seperti lari dan bersepeda di tengah pandemi COVID-19.

Sebagaimana diketahui olahraga baik untuk kesehatan. Namun di masa pandemi seperti sekarang, apakah olahraga rutin bisa melindungi kita dari penyakit atau kita justru perlu mengistirahatkan sistem kekebalan tubuh?

ilustrasi
ilustrasi ()

Ternyata, melanjutkan aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, selama tidak berlebihan.

Sebuah ulasan terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Sport and Health Science menemukan obesitas dan jarang bergerak dapat menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Namun, memiliki gaya hidup sehat dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi angka kematian akibat penyakit pernapasan. Jadi, berapa lama durasi olahraga yang kita butuhkan?

Menurut studi, 30 hingga 60 menit jalan cepat (dengan kecepatan sekitar 6 km per jam) yang dilakukan setiap hari bisa meningkatkan imunitas tubuh.

"Latihan meningkatkan aktivitas pengawasan sistem kekebalan," kata penulis studi David Nieman, Dr.PH., profesor kesehatan di Appalachian State University dan direktur Human Performance Lab di North Carolina Research Campus.

Trend Bersepeda Kini Sedang Hits, Berikut Sejumlah Tips Bagi Pesepeda Pemula

Setiap kali kita berolahraga, pertukaran sel darah putih antara jaringan perifer dan sirkulasi (pembuluh darah dan getah bening) akan meningkat. Nieman mengatakan, olahraga juga meningkatkan aktivitas sel-sel kekebalan dalam aliran darah untuk menemukan virus.

Seorang wanita bersepeda bersama kedua anaknya setelah menerima sumbangan makanan yang diberikan selama pandemi coronavirus novel COVID-19 di lingkungan berpenghasilan rendah di Bangkok pada 7 Mei 2020.
Seorang wanita bersepeda bersama kedua anaknya setelah menerima sumbangan makanan yang diberikan selama pandemi coronavirus novel COVID-19 di lingkungan berpenghasilan rendah di Bangkok pada 7 Mei 2020. (Romeo GACAD / AFP)

Di saat seseorang mengadopsi gaya hidup sehat (terutama bagi mereka yang jarang bergerak), kemampuan tubuh untuk pulih dari infeksi saluran pernapasan atas juga ikut meningkat. Hal serupa juga berlaku bagi orang-orang yang kini mulai bersepeda secara aktif.

Jangan berlebihan

Di sisi lain, olahraga yang berlebihan (overtraining) dapat menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh kita.

"Overtraining yang mengarah pada kelelahan kronis, penurunan kinerja, dan gangguan suasana hati dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh, dan meningkatnya risiko infeksi saluran pernapasan," kata Nieman.

Berbahayakah Olahraga Pakai Masker? Begini Penjelasan Dokter

Sebaiknya kita tidak terlalu memaksakan diri selama olahraga tanpa istirahat dan pemulihan yang memadai. 

Jika ingin menambah beban atau jumlah latihan, kita sebaiknya berhati-hati agar tidak terlalu memaksakan diri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved