Update Corona di DI Yogyakarta

Sambut New Normal, Dagadu Yogyakarta Terapkan Protokol Kesehatan bagi Pengunjung

Selama ini pembeli di toko selalu ramai dan berdesakan sehingga perlunya peraturan baru untuk membatasi jumlah pengunjung.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Suasana dalam gerai Dagadu Yogyakarta di Jalan Alun-Alun Utara, Gondomanan, Kota Yogyakarta, pada Minggu (14/06/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Protokol kesehatan menjadi perhatian bagi Dagadu Yogyakarta di Jalan Alun-Alun Utara, Gondomanan, Kota Yogyakarta untuk menyambut new normal bagi pengunjung.

Saat ini, pelaksanaan protokol kesehatan meliputi anjuran dari pemerintah seperti penyediaan wastafel cuci tangan, pengecekan suhu tubuh dan penyediaan hand sanitizer sudah dilakukan.

Supervisor Dagadu Yogyakarta, Muhammad Azam mengatakan, saat ini fokus protokol kesehatan untuk menyambut era new normal.

"Nantinya ketika era new normal, dan wisatawan bisa berkunjung lagi ke Yogyakarta, maka perhatian kami fokus
pembatasan pembeli yang berkunjung ke toko," jelasnya kepada TRIBUNJOGJA.COM, pada Minggu (14/06/2020).

Dagadu Yogyakarta Perluas Jaringan Pembelian Secara Digital Selama Pandemi

Selama ini pembeli di toko selalu ramai dan berdesakan sehingga perlunya peraturan baru untuk membatasi jumlah pengunjung.

"Akan dilakukan simulasi sebelum diberlakukannya new normal nanti. Adapun rencanya untuk menghindari desakan dan kerumunan di toko, akan dibagi dalam antrian," terang Azam.

Ia menjelaskan, misalnya dalam satu antrian hanya diperbolehkan 10 orang saja terlebih dahulu.

Lalu, setelah selesai antrian yang pertama, dilanjutkan dengan antrian kedua dengan jumlah yang sama, begitu seterusnya.

Tak hanya itu, dalam mengkampanyekan new normal, Dagadu Yogyakarta pun berkolaborasi dengan komunitas sepeda Fixie Yogyakarta untuk pendistribusian pembelian produk Dagadu di Yogyakarta.

"Ya, ada kolaborasi dengan komunitas sepeda Fixie, sudah berlangsung selama dua minggu ini, jadi setiap pembelian produk oleh pembeli di Yogyakarta dengan radius paling jauh yaitu 5 kilometer dari toko bisa diantarkan menggunakan sepeda," kata Azam.

Penggunaan alat pelindung diri bagi pesepeda pun tetap diutamakan.

Di mana harus menggunakan masker, face shield dan dilengkapi dengan cairan disinfektan.

BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 14 Juni 2020, Tambah 5 Kasus Baru

Adanya kolaborasi ini, kata Azam, sebagai suatu kampanye menyambut new normal, di mana tak perlu susah payah untuk bertransaksi dengan mengunjungi toko. 

Karena, keperluan pembeli bisa diantar langsung ke rumah namun tetap memperhatikan kondisi lingkungan dengan menggunakan sepeda.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved