Bantul

Pilkada Bantul 2020, Sinyal Kuat Golkar dan PKS Merapat ke Koalisi Gerindra - Nasdem

Gerbong koalisi Partai Gerindra - Nasdem di bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul 2020 diprediksi semakin kuat.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Gerbong koalisi Partai Gerindra - Nasdem di bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul 2020 diprediksi semakin kuat.

Hal ini menyusul sinyal merapatnya Partai Golkar dan PKS pada koalisi yang dibangun oleh Ketua DPC Gerindra, Suharsono itu.

Bahkan, para petinggi partai tersebut, dikabarkan sudah menggelar pertemuan dan intens berkomunikasi. 

Ketua DPD Golkar Bantul, Paidi mengakui, dirinya bersama petinggi Partai Gerindra, Nasdem dan pengurus PKS memang sudah ada komunikasi dan pertemuan untuk membahas terkait koalisi dan arah dukungan. 

Pilkada Bantul, PBB Tentukan Arah Dukungan Akhir Juni

"Tetapi belum final," ucap dia, saat dihubungi Minggu (14/6/2020). 

Paidi menjelaskan, arah dukungan resmi dari Golkar di Pilkada Bantul sepenuhnya akan diputuskan oleh DPP melalui surat rekomendasi.

Hingga saat ini, rekomendasi tersebut menurutnya belum turun.

Dimungkinkan akan turun pada Bulan Juli mendatang. 

"Kalau sudah fiks, nanti akan kita kabarkan kepada temen-temen semua," ucap dia. 

Sementara itu, Sekretaris DPD PKS Bantul Agung Laksmono mengatakan secara komunikasi politik, pihaknya membuka komunikasi dengan semuanya.

Bukan cuma dengan Suharsono yang kebetulan merupakan calon incumbent di Pilkada Bantul, tetapi juga dengan bakal calon dari partai lain sama, seperti sebelumnya berkomunikasi dengan Joko Purnomo (PDIP) maupun Abdul Halim Muslih dari PKB. 

BREAKING NEWS : Update Covid-19 Gunungkidul 14 Juni 2020, Kluster Karangmojo Tambah 4 Pasien Positif

Namun, komunikasi dengan kedua bakal calon tersebut, menurut dia, terputus dan tidak berlanjut sehingga untuk saat ini pihaknya mengaku lebih intens berkomunikasi dengan Suharsono dan Totok Sudarto

Bahkan, pasangan Harsono-Totok tersebut diakuinya sudah digodok dan diusulkan kepada DPP PKS di Jakarta.

"Nanti DPP yang akan memutuskan," ucap dia. 

Agung mengatakan, pihaknya tidak mengetahui kapan DPP akan menentukan arah dukungan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved