Delapan Pasien Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta Sembuh, Ada Tiga WNA India

delapan pasien yang telah dinyatakan sembuh tersebut yakni pasien dengan nomor kasus 63 seorang perempuan usia 71 tahun warga Sleman

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com | Hasan Sakri
PERSIAPAN NEW NORMAL. Pengguna jalan melintasi kawasan simpang empat Tugu, Kota Yogyakarta, Selasa (26/5/2020). 

Tribunjogja.com Yogyakarta -- Juru Bicara Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan delapan pasien positif virus corona (Covid-19) di DIY dinyatakan sembuh.

"Laporan kasus sembuh, 8 kasus dinyatakan sembuh, sehingga jumlah kasus sembuh menjadi 204 kasus," ujarnya Sabtu (13/6/2020).

Berty merinci delapan pasien yang telah dinyatakan sembuh tersebut yakni pasien dengan nomor kasus 63 seorang perempuan usia 71 tahun warga Sleman.

Pasien dengan nomor kasus 78 seorang perempuan usia 13 tahun warga Kota Yogyakarta.

Pasien dengan nomor kasus 81 usia 48 tahun, pasien dengan nomor kasus 84 usia 31 tahun dan pasien dengan nomor kasus 231 usia 63 tahun.

Ketiganya berjenis kelamin laki-laki dan WNA India.

Selanjutnya pasien dengan nomor kasus 186 seorang laki-laki usia 20 tahun warga Sleman, kasus nomor 244 seorang laki-laki usia 23 tahun warga Kulon Progo dan kasus nomor 245 seorang laki-laki usia 39 tahun warga Bantul.

Di saat yang bersamaan, Berty juga menyampaikan adanya penambahan dua kasus baru pasien positif Covid-19

"Pada tanggal 13 Juni 2020, laporan hasil pemeriksaan laboratorium terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY ada 2 kasus. Sehingga jumlah kasus positif Covid 19 di DIY menjadi 264 kasus," kata dia.

Ia merinci dua pasien positif tersebut yakni pasien dengan nomor kasus 265 seorang laki-laki usia 30 tahun warga Kota Yogyakarta.

Kasus 265 merupakan riwayat kontak dari Kasus 240 dari Jakarta.

Selanjutnya pasien dengan nomor kasus 266 seorang perempuan usia 49 tahun warga Sleman.

"(Kasus 266) hasil tracing Dinkes Sleman," ungkapnya.

Selain itu, dilaporkan juga satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dengan hasil laboratorium yang belum keluar.

"PDP meninggal dalam proses laboratorium, sudah diswab, perempuan usia 30 tahun warga Bantul," tuturnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved