Pendidikan

SMP Yogyakarta Melaksanakan Penilaian Akhir Tahun secara Daring

Penilaian Akhir Tahun (PAT) merupakan satu di antara beberapa syarat kenaikan kelas siswa.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Siswa SMPN 1 Kota Yogyakarta melaksanakan tes daring dari rumah untuk penilaian akhir tahun (PAT) dengan berseragam sekolah. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Pada 19 Juni 2020 mendatang SMP Negeri di Yogyakarta akan melakukan pembagian hasil belajar atau rapor kenaikan kelas 8 dan 9.

Dengan masih berlakunya belajar dari rumah (BDR), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta memberikan pilihan kepada SMP Negeri di Yogyakarta untuk menyelenggarakan penilaian akhir tahun (PAT) secara daring dalam rentang waktu 4-12 Juni 2020.

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SMP Disdik Kota Yogyakarta, Hasyim menjelaskan PAT merupakan satu di antara beberapa syarat kenaikan kelas siswa.

Selain syarat lainnya yang bisa menggunakan nilai rapor semester sebelumnya, tugas-tugas, dan ulangan harian sebelum masa BDR yang pernah diberikan.

Formula Nilai PPDB Yogyakarta Bagi Siswa Lulus SMP/MTs Daftar ke SMA/SMK

“Prinsip PAT ini tidak memberatkan. Tidak wajib dilakukan, tapi nampaknya sekolah-sekolah melaksanakan. Namun, bagi sekolah yang mau menyelenggarakan kami berikan rambu-rambu dilaksanakan secara daring,” ungkap Hasyim saat dihubungi Tribunjogja.com, Selasa (9/6/2020).

Adapun mekanisme pelaksanaan PAT, menurut Hasyim, diserahkan sesuai kemampuan sekolah dan orang tua murid.

“Untuk anak-anak yang kesulitan akses internet, nanti sekolah yang mengantar soal ke siswa,” ujarnya.

Terpisah, Kepala SMPN 1 Kota Yogyakarta, Y Niken Sasanti mengatakan siswa kelas 7 dan 8 SMPN 1 Kota Yogyakarta melaksanakan tes daring sebagai pengganti PAT mulai Senin (8/6/2020) hingga Kamis (11/6/2020).

“Ada delapan mata pelajaran yang diteskan, sedangkan mata pelajaran Teknik Informatika, Prakarya, Olahraga, Seni Budaya, dan Bahasa Jawa tidak diteskan. Tes daring diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 dan 8 menggunakan Google Form,” jelas Niken.

Update Covid-19 di Bantul 8 Juni 2020: Pasien Sembuh 1, Positif Tambah 1

Ia menambahkan, prosedur pelaksanaannya mula-mula siswa melakukan presensi daring melalui wali kelas masing-masing.

Sesudah mengisi presensi mereka akan mendapatkan link soal.

“Kami juga menyampaikan surat edaran untuk orang tua terkait mekanisme PAT, ada jadwal dan langkah-langkahnya. Kami harap orang tua/wali dapat mendampingi dan memberikan pengawasan kepada anak-anak dalam pelaksanaan PAT daring agar dapat berjalan baik,” papar Niken.

Niken melanjutkan, pihaknya juga melayani dua orang siswa yang menjalani tes di sekolah menggunakan peralatan komputer sekolah karena kedua siswa tersebut tidak memiliki fasilitas untuk tes daring dari rumah.

“Mereka tetap berseragam meskipun mengerjakan dari rumah. Ada yang memakai laptop dan yang memakai HP,” tuturnya.

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved