Peran Kim Yo-jong Makin Penting, Adik Kim Jong Un Ini Disebut Beraksi Seperti Polisi Beringas
Sosok Kim Yo-jong mendapat sorotan luas media dan para diplomat dua bulan lalu. Ia disebut menggantikan peran Kim Jong-un.
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, SEOUL - Kim Yo-jong, adik pemimpin Korea Utara Kim Jong-un disebut mendapatkan peran yang makin penting.
Ia memimpin kontak hubungan dengan Korea Selatan, sebelum berakhir mengejutkan, Selasa (9/6/2020).
Korut menutup semua akses komunikasi dengan Seoul. Pernyataan resmi Pyongyang diberitakan kantor berita KCNA.
Sosok Kim Yo-jong mendapat sorotan luas media dan para diplomat dua bulan lalu. Ia disebut menggantikan peran Kim Jong-un.
• BREAKING NEWS: Dipicu Aksi Para Pembelot, Korut Hentikan Semua Komunikasi dengan Korsel
Desas-desus bermula ketika Jong-un tidak muncul di hadapan publik dan acara penting peringatan kelahiran kakeknya.
Jong-un bahkan dikabarkan sakit parah dan bahkan meninggal, atau ia telah digulingkan dalam kudeta. Yo-jong disebut telah menggantikannya.
Surat kabar terkemuka Korsel, The Chosun Ilbo, mengutip sumber-sumber dalam pemerintah negara itu, Yo-jong telah diberi mandat khusus.
Menurut surat kabar itu, Kim Jong-un secara pribadi telah menugaskan adiknya ke sebuah peran yang sebelumnya dilakukan oleh komite partai pemerintah Korea Utara untuk memodernisasi pemerintah.
Salah satu indikasinya, wanita berusia pertengahan tiga puluhan, kini mengendalikan hubungan Pyongyang dengan tetangganya di selatan.
Ia disebut membajak Departemen Front Bersatu, sebuah komisi yang ditugaskan untuk hubungan dengan Korea Selatan, menyusul peringatan yang dibuat Yo-jong baru-baru ini.
Peringatan yang dipermasalahkan adalah komentar Kim Yo-jong tentang aktivis Korea Selatan yang mengirim selebaran propaganda melintasi perbatasan ke Korea Utara dengan bantuan balon.
Kim Yo-jong mengancam akan menutup Kantor Penghubung Antar-Korea yang berfungsi sebagai kedutaan de-facto.
Korut dan Korsel tidak memiliki hubungan diplomatik dan saluran komunikasi antara kedua negara.
Kim Yo-jong memperingatkan, langkah pemutusan komunikasi akan dilakukan jika pemerintah Seoul gagal menghentikan aktivis mengirim selebaran ke DPRK.
Sumber pemerintah Seoul yang enggan disebut namanya kepada Chosun Ilbo mengatakan, pernyataan Kim Yo-jong itu diperlakukan sebagai arahan dari pemimpin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kim-yo-jong-mendapat-pengawalan-ketat-ketika-mendarat-di-bandara-incheon-korea-selatan.jpg)