Jawa

Kades Ngaran Klaten Ingatkan BLT Tidak untuk Berfoya-foya

BLT hanya digunakan untuk mempertahankan ketahanan pangan yang diutamakan saat masa pandemi Covid-19.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Pemkab Klaten
Bupati Klaten memantau penyaluran BLT Tahap 1 Dana Desa Tahun Anggaran 2020 bagi KK miskin terdampak Covid-19, di Desa Ngaran, Polanharjo Klaten, Rabu (3/6/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap 1 Dana Desa Tahun Anggaran 2020 bagi KK miskin terdampak Covid-19, di Desa Ngaran, Polanharjo Klaten dilakukan pada Rabu (3/6/2020). 

Kepala Desa Ngaran, Sri Amidi ingatkan agar BLT tidak digunakan untuk berfoya-foya.

BLT hanya digunakan untuk mempertahankan ketahanan pangan yang diutamakan saat masa pandemi Covid-19.

“BLT diberikan untuk KK miskin dan terdampak Covid-19 di Desa Ngaran. Hari ini tahap 1 sudah cair, dari 108 orang yang mengambil BLT dibagi 3 tahap dan berbeda jam. Nantinya usai diberikan, pemerintah desa juga akan mengawasi, BLT digunakan dengan baik atau tidak,” kata Sri Amidi.

Bupati Klaten Minta Gunakan Dana BLT Secara Bijak

Ketua Gugus Tugas PP Covid 19, Sri Mulyani turut menyaksikan dan  memberikan bantuan mewakili Pemerintah Desa Ngaran secara simbolis kepada dua warga Ngaran yaitu Widodo Wido Martono dan Janatun.

Sri Mulyani berpesan  BLT ini tolong dibelanjakan dengan bijak dan baik.

Jika ketahuan tidak digunakan sebaik-baiknya, akan dicoret.

Selain itu, kedisiplinan masyarakat adalah kunci sukses demi berakhirnya Virus Corona dan menekan jumlah pasien Covid-19.

Kabar Baik, Satu Pasien Positif Covid-19 Asal Klaten Tengah Sembuh

“Senin dan Selasa mengalami penambahan 2 orang positif Virus Corona. Masyarakat tolong selalu menjalankan protokol Covid 19. Memakai masker apalagi akan memasuki new normal, cuci tangan, jaga jarak,” jelas Sri Mulyani.

Ketua Gugus Tugas PP Covid-19 yang juga Bupati Klaten itu juga menegaskan pemerintah sudah hadir memberikan bantuan keuangan, dan masyarakat harus disiplin biar seimbang.

"Semoga 8 pasien yang masih dirawat terkena Virus Corona ini sembuh, jangan sampai ada yang meninggal dan Covid-19 semoga segera berakhir," harapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved